Empat Emas, Jayawijaya Juara Umum

Sekretaris Umum Pengprov Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Papua, Agus Fakaubun saat memberikan piala kepada salah satu pengurus Biliar Jawawijaya, Rusmin di Rumah Biliar Best Pool Lounge, Jayapura, Sabtu (3/11).(FOTO : Erik / Cepos)

JAYAPURA-Kabupaten Jayawijaya sukses keluar sebagai juara umum Kejuaraan Daerah (Kejurda) Biliar Tahun 2018 Provinsi Papua yang berlangsung di Rumah Biliar Best Pool Lounge, Jayapura, 29 Oktober hingga 3 November.

Kabupaten Jayawijaya sukses meraih 8 medali yang terdiri dari 4 medali emas, 2 medali perak dan 2 medali perunggu. Keluar sebagai juara umum Kejurda Biliar di tahun 2018 menambahkan koleksi Kabupaten Jayawijaya menjadi 3 gelar juara.

Posisi kedua ditempati kabupaten Merauke dengan 2 medali emas, 3 medali perak dan 1 medali perunggu. Untuk posisi ketiga ada Kabupaten Intan Jaya dengan meraih 1 medali emas, 1 perak dan 3 perunggu. Sementara untuk tuan rumah Kota Jayapura menempati peringkat empat dengan 1 emas dan 1 perunggu.

Kejurda Biliar yang berlangsung selama enam hari ini diikuti sebanyak 13 kabupaten/kota yang ada di tanah Papua, dengan 63 atlet biliar terbaik.

Ketua Umum Pengkab POBSI Kabupaten Jayawijaya Hamka Jaya mengatakan, Kabupaten Jayawijaya dalam Kejurda tahun ini mengirim delapan atletnya, dan semuanya berhasil meraih medali.

“Kita ada enam atlet putra dan dua atlet putri, kita mengikuti semua nomor yang dipertandingkan. Puji Tuhan semuanya mendapatkan medali, empat emas, dua perak dan dua perunggu,” ungkap Hamka Jaya kepada Cenderawasih Pos usai penutupan Kejurda Biliar Papua 2018 di Rumah Biliar Best Pool Lounge, Jayapura, Sabtu (3/11).

Sementara itu, Sekretaris Umum Pengprov Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Papua Agus Fakaubun mengatakan, Kejurda ini sebagai bentuk upaya POBSI Papua dalam menyiapkan atlet biliar yang potensial menjelang PON XX 2020 di Tanah Papua.

Selain itu kata Agus, hasil Kejurda ini juga akan menjadi acuan untuk POBSI Papua dalam mengikuti Kejurnas Biliar yang akan dilaksanakan di Bandung pada 24 November sampai 2 Desember.(eri/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *