Peminat Transportasi  Kapal Laut Makin Turun

Minat masyarakat untuk menggunakan transportasi laut semakin menurun. Tampak salah satu Kapal Penumpang milik PT. Pelni saat  hendak  keluar dari pelabuhan Jayapura, belum lama ini. (FOTO : Yohana/Cepos)

JAYAPURA-Minat masyarakat untuk menggunakan transportasi kapal laut, nampaknya semakin menurun dari waktu ke waktu. Pertimbangan waktu dan biaya yang relatif lebih murah, membuat masyarkat saat ini cenderung untuk menggunakan pesawat dibandingkan dengan kapal laut,

  Bahkan, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat, penurunan yang signifikan pada  transportasi kapal laut ini juga terjadi pada September 2018  yang menurun dibanding bulan sebelumnya. Menurut, Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Provinsi Papua, Bambang Wahyu Ponco Aji,  jumlah penumpang yang berangkat menggunakan angkutan laut pada September 2018 mengalami penurunan sebesar 22,71 persen yaitu dari 11.000 orang pada Agustus 2018 menjadi 7.952 orang.

   “Dilihat menurut pelabuhan, jumlah penumpang yang berangkat melalui pelabuhan Jayapura tercatat sebanyak 5.751 orang atau turun 29,69 persen bila dibandingkan dengan sebelumnya sebesar 8.179 orang. Hal serupa juga terlihat pada pelabuhan Merauke yang mana pada September 2018 terjadi penurunan sebesar 21,98 persen yaitu dari 2.821 orang menjadi 2.201 orang,” ungkap Bambang dalam rilisnya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (1/11) kemarin.

   Diakui Bambang, secara kumulatif jumlah embarkasi penumpang angkutan laut pada periode Januari- September 2018 sebanyak 92.423 orang atau lebih tinggi 2,26 persen, bila dibandingkan pada periode yang sama tahun 2017 lalu yakni sebanyak 90.383 orang.

   Lanjutnya, kondisi serupa juga terlihat pada jumlah penumpang yang datang menggunakan angkutan laut pada September 2018 mengalami penurunan sebesar 21,65 persen, yaitu dari 13.089 orang pada Agustus 2018 menjadi 10.255 orang.

  “Jumlah penumpang yang datang di Pelabuhan Jayapura pada September 2018 tercatat sebanyak 8.281 orang, jumlah tersebut tercatat menurun, jika dibandingkan bulan sebelumnya yaitu sebanyak 10.572 orang. demikian juga dengan jumlah penumpang yang datang ke pelabuhan Merauke pada September 2018 tercatat sebanyak 1.974 orang atau menurun 21,57 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya 2.517 orang,” jelasnya.

  Bambang menambahkan, secara kumulatif arus debarkasi penumpang pada periode Januari- September 2018 mengalami peningkatan sebesar 4,73 persen. Hal tersebut dipengaruhi oleh bertambahnya jumlah penumpang yang datang di Pelabuhan Jayapura sebesar 3,08 persen dan dipelabuhan Merauke sebesar 15,60 persen. (ana/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *