Kampanye MRP Berakhir, Papua Cakup 65, 32 Persen.

drg. Aloysius Giyai, M.Kes.,( FOTO : Gratianus Silas/Cenderawasih Pos)

JAKARTA- Berkaitan dengan berakhirnya Kampanye Measles, Rubella, dan Polio secara nasional, terlebih khusus di Provinsi Papua, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg. Aloysius Giyai, M.Kes., menyebutkan bahwa Provinsi Papua mampu mencapai 65, 32 persen.

“Sementara untuk pencegahan KLB Polio dari Papua Nugini, semuanya sudah jalan. Dalam hal ini, semua sudah kita intervensi, bantu teman-teman kabupaten, seperti halnya di pintu-pintu masuk perbatasan,” ungkap drg. Aloysius Giyai, M.Kes., kepada Cenderawasih Pos, Rabu (31/10) kemarin.

Sebut saja seperti di Kabupaten Pegunungan Bintang, Boven Digoel, Kota Jayapura, hingga Merauke, upaya penguatan Polio telah dilakukan.

“Untuk Pegunungan Bintang sudah dilakukan, yang mana Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Papua masuk dan bantu Dinas Kesehatan Kabupaten Pegubin. Sama halnya dengan Kabupaten Boven Digoel, Keerom, Merauke, sudah kami pastikan bahwa semua anak yang lintas Papua Nugini – Indonesia, Papua, mendapat Imunisasi MR, termasuk tetes Polio didalamnya,” jelasnya.

Dengan berakhirnya Kampanye MR dan Polio secara nasional, 65, 32 persen merupakan cakupan yang berhasil dicapai Provinsi Papua, dari target nasional 95 persen. Namun, Giyai, menyebutkan bahwa persentase Papua kemungkinan bisa naik sedikit hingga mencapai 67 – 68 persen usai direkap secara menyeluruh. Namun, untuk mencapai target, sepertinya Papua belum bisa.

“Soalnya ada dua sampai tiga kabupaten yang cakupannya itu terlalu rendah, sehingga kala diakumulasikan secara menyeluruh, maka akan mempengaruhi cakupan MRP di Papua secara keseluruhan,” tambahnya.

Kala diinterpretasikan, memang berdasarkan data cakupan MRP yang dikeluarkan Dinas Kesehatan per 29 Oktober lalu, dua kabupaten terendah ialah Yahukimo dan Nduga. Yahukimo memiliki cakupan 8,5 persen, sedangkan Nduga dengan 7,04 persen, yang mana sangat jauh dari target nasional, 95 persen. (gr/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *