Tahun ini,  RSB Kawera Kasonaweja Diharap Terakreditasi

BIAK-Dinas Kesehatan Kabupaten Mamberamo Raya akan memback up Rumah Sakit Bergerak ( RSB ) Kawera Kasonaweja untuk memperoleh akreditasi. Akreditasi sangat penting dalam upaya memberikan peningkatan pelayanan prima kepada masyarakat. Karenanya, berbagai syarat dari akreditasi itu tidak luput dari perhatian serius dari Dinas Kesetahan Kabupaten Mamberamo Raya.

  “Sebagai Kepala Dinas Kesehatan, tentunya bertanggung jawab penuh kepada seluruh operasional Rumah Sakit Bergerak Kawera. Ya, karena itu kami memberikan dukungan penuh kepada  Rumah Sakit ini untuk mendapatkan akreditasi. Akreditasi ini adalah syarat mutlak yang harus dipenuhi agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat Mamberamo Raya jauh lebih baik kedepan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mamberamo Raya Levina Krey , kemarin.

  Menurutnya, RSB Kawera masih di bawah naungan Dinas Kesehatan dan belum berdiri sendiri dengan memperoleh DPA sesuai dengan undang-undang kesehatan. Untuk itu,  untuk menunjang peningkatan pelayanan kesehatan, maka Dinas Kesehatan tetap memprioritas plafon anggaran yang cukup besar pada tahun anggaran 2018.

  “Jadi kami memberikan perhatian serius terhadap alokasi anggaran, ya tentunya itu dimaksudkan untuk memperbaiki dan melengkapi sejumlah kekurangan. Termasuk perhatian kepada jumlah dan kualitas tenaga dokter, medis, maupun sarana pendukung lainnya,” pungkasnya.

   ” Kami juga berikan kewenangan penuh kepada Dirut RSB Kawera dn jajarannya untuk mengelola anggaran yang cukup besar, tetapi saya juga terus melakukan pengawasan agar apa yang dikerjakan sesuai aturan dan mekanisme yang ada,”  lanjut Levina Krey lagi

   Pihaknya, RSB Kawera dapat ditahun ini terakreditasi, pasalnya akreditasi itu merupakan salah satu kewajiban sebagai syarat menjadi mitra Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan yang akan mencapai cakupan kesehatan semesta atau universal health coverage (UHC) pada 2019.  “Jika tidak terakreditasi, sanksinya tidak bisa melayani pasien program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat,”  tandasnya.

            Lebih jauh dijelaskan, bahwa bahwa ada tiga (3) syarat baru yang dipenuhi rumah sakit sesuai syarat yang di tetap Komisi Akreditasi Rumah Sakit ( KARS ) yakni harus memiliki layanan geriatri untuk pasien lanjut usia (lansia), Pola Penggunaan Rasional Antibiotik (PPRA) dan terakhir RS terintegrasi pendidikan dan pelayanan. (itb/tri)

           

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *