Lebih Dekat dengan  Dandim 1702/ Jayawijaya yang Baru Letkol Inf Candra Dianto, SH

SERTIJAB_Salah komando antara pejabat   Dandim 1702/ Jayawijaya yang lama Letkol Inf. Lukas Sadipun dan Pejabat Baru Letkol Inf. Candra Dianto.(FOTO : Denny/ Cepos)

Siap Bangun Pos Koramil Untuk Amankan Jalan Trans Jayapura-Wamena

Secara resmi, jabatan Dandim 1702/Jayawijaya telah diserahterimakan dari pejabat lama Letkol Inf. Lukas Sadipun, kepada pejabat baru Letkol Inf. Candra Dianto di Korem 172/PWY pekan kemarin. Penjabat Dandmi  yang baru pun, kini telah melaksanakan tugas di Wamena.

Laporan:  Denny Tonjauw – Wamena

Setelah resmi menjabat sebagai Dandim 1702/ Jayawijaya Letkol Inf. Candra Dianto kini harus dihadapkan dengan permasalahan yang ada di 8 Kabupaten yang ada di wilayah pegunungan tengah Papua yang menjadi wilayah kerjanya saat ini.

Meski belum begitu  mengenal karakter dari masyarakat, namun ia berkomitmen untuk meneruskan apa yang telah dirintis oleh Letkol Inf Lukas Sadipun. Ia berniat untuk melakukan perubahan baik dari dalam Kodim sendiri untuk lebih menjadi disiplin, professional dan manunggal bersama dengan masyarakat serta solid dan dicintai rakyat dan ini akan ditularkan kepada masyarakat.

  Dalam menjalankan tugas barunya, lulusan Akademi Militer tahun 2001 ini, bakal mengedepankan kearifan lokal dalam melakukan pendekatan dengan masyarakat. Hal ini dilakukan karena ia menyadari bahwa disiplin dan interaksi dengan masyarakat dapat menggambarkan sosok prajurit yang sejati yang mengemban tugas dan tanggungjawab yang besar.

  “Apabila personel Kodim sudah mempunyai disiplin yang tinggi tentunya kemampuan sumber daya manusia dapat ditingkatkan sehingga dapat menghasilkan pribadi–pribadi  personel yang profesional yang mengerti akan tugas dan tanggung jawabnya.”ungkapnya, Sabtu (27/10) kemarin.

  Kemanunggalan prajurit Kodim sebagai aparat teritorial harus selalu peka terhadap setiap perubahan dan perkembangan situasi yang dihadapi karena Kemanunggalan TNI-Rakyat merupakan kekuatan dalam sistem pertahanan semesta,  harus terus dijaga dan dapat diwujudkan melalui komunikasi yang baik dan harmonis antara Kodim dengan semua unsur,

   Dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab sebagai prajuri TNI yang memiliki wilayah territorial tugas yang luas, maka Kodim 1702/ Jayawijaya harus berjalan bersama dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, Tokoh adat, Tokoh agama, Tokoh pemuda dan komponen masyarakat lainnya guna memupuk rasa kecintaan rakyat terhadap Kodim melalui Bina territorial, sehingga memelihara dan meningkatkat kerjasama dengan seluruh Instansi dan segenap komponen masyarakat guna menciptakan situasi diwilayah Kodim 1702 yang kondusif,

     Dandim 1702/ Jayawijaya juga terus mendorong personilnya untuk melakukan komunikasi sosial kepada mereka yang berseberangan paham atau ideologi untuk bisa kembali. Sementara untuk kelompok yang ada disana hanya menunjukan eksistensinya atau menunjukan jika mereka ada,  selain masalah di Kabupaten Nduga, pembukaan Jalan Trans Wamena Jayapura juga menjadi fokus dari mantan Komandan Denintel Kodam XVII Cenderawasih.

  Ia mengaku akan membentuk 1 Pos Koramil di Distrik Benawa Kabupaten Yalimo yang menjadi daerah perbatasan Kabupaten Keerom dan Kabupaten Yalimo disamping itu akan berjalan juga pos yang lain.

  “Masalah Nduga kami akan perkuat anggota kami disana, tentunya kami juga akan melakukan komunikasi sosial dengan kelompok –kelompok yang berseberangan, di samping itu jalan trans Papua Wamena Jayapura juga menjadi salah satu fokus kami untuk melakukan pengamanan,”bebernya.

   Untuk pembinaan masyarakat di bidang pangan, Ia bertekad akan terus meneruskan program pembinaan yang telah berjalan selama ini. Ia ingin memutuskan mata rantai kebiasaan,  jika selama ini wanita yang harus bekerja sementara pemuda atau lelaki hanya tinggal diam, untuk hal ini ia bekerjasama dengan Disorda Kabupaten Jayawijaya untuk menghimpun pemuda untuk diajak melakukan hal positif hingga bisa bekerja

  Letkol Inf Candra Dianto juga menilai jika dalam membangun keamanan yang komplit di 8 wilayah Kabupaten Pegunungan tengah Papua dan seringnya terjadi perang suku harus bisa didorong lewat tokoh agama dan masyarakat, karena itu TNI selalu siap untuk memback up Polri dalam memberikan pengamanan tentu dengan prosedur yang telah ditentukan.(*/tri)

Bio Data

Nama : Letkol Inf Candra Dianto SH

Istri : Dinda Mollyna

Lulusan Akmil Tahun 2001

Bertugas Sejak Tahun 2002-2010 pada Yonif 1411 Kostrad

Jabatan Danton Hingga Pasiintel

Tahun 2010-2011 pada Yonif 413 Kostrat  Jabatan Danki hingga Pasi Ops

Tahun 2011-2012 Intelter Den Intel Kodam XVII Cenderawasih

Tahun 2012-2014 Wadan Den Intel Kodam XVII Cenderawasih.

Tahun 2015 Sekolah Komando

Tahun 2016 Kasimin Intel Devisi I Kostrad

Tahun 2017 Komandan Den Intel Kodam XVII Cenderawasih

Tahun 2018 Dandim 1702/ Jayawijaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *