Enam Pemain Terpantau

Penampilan Smansa Jayapura vs SMA YPPK Taruna Dharama dalam partai final Hydro Coco Cup National Futsal Tournament ( HCNFT ) 2018 yang berlangsung di GOR Waringin, Kotaraja, Sabtu (27/10) malam. (FOTO : Erik / Cepos)

Untuk Ikut Seleksi Timnas Futsal U-18

JAYAPURA- Tim teleskoting Timnas Futsal U-18, Ahmad Syaibani menagatakan, selama Hydro Coco Cup National Futsal Tournament (HCNFT ) 2018 digelar di GOR Waringin, Kotaraja, dirinya telah mengantongi enam nama pemain yang sudah pasti mengikuti seleksi Timnas Futsal U-18.

“Yang sudah pasti ada enam pemain yang terpantau saat ini, mereka akan bersama pemain lainnya dari 29 kota untuk kita seleksi lagi,” ungkap Ahmad Syaibani kepada Cenderawasih Pos usai pertandingan di GOR Waringin, Sabtu (27/10) malam.

Dikatakan, keenam pemain itu berasal dari tim yang berhasil masuk pada babak delapan besar.

“Pemain yang terpantau ini adalah pemain yang memang memiliki kualitas dan potensi sebagai seorang pemain futsal, karena apa yang saya dapat ini juga akan saya pertanggungjawabkan kualitasnya,” ujarnya.

Ahmad menuturkan, keenam pemain ini lebih dipersiapkan untuk mengisi posisi seperti flank, anchor dan pivot. Sementara untuk posisi kiper, dirinya belum menemukan sosok penjaga gawang dalam HCNFT regional Jayapura.

“Cuman kiper kita belum dapat, saya masih ragu-ragu karena mungkin daerah lain ada lebih bagus dari kiper di sini. Tetapi itu bukan berarti mereka tidak terpilih nantinya, karena yang juara ini akan tetap dipantau lagi di Semarang,” katanya.

Dirinya juga menjelaskan, dari enam pemain ini tidak menutup kemungkinan ada penambahan, termasuk bagi tim juara yang akan bersaing pada babak gran final di Semarang pada pertengahan November nanti.

“Jika mereka bisa bermain bagus di Semarang, tidak menutup kemungkinan ada pemain lagi yang bisa direkrut,” terangnya.

Ahmad menambahkan, pemain futsal Papua memiliki peluang besar untuk bisa memperkuat Timnas Futsal U-18, sebab diakuinya, pemain futsal Papua sudah dibentuk oleh alam.

“Kalau untuk skil luar biasa, artinya tinggal pemahaman futsalnya saja, karena ada beberapa pemain yang punya skil bagus tetapi belum mengerti sistem bermian futsal sehinga mainnya belum terarah,” tandasnya. (eri/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *