Eksekutif-Legislatif Bahas 14 Raperda Kota Jayapura

Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano, MM., menyerahkan berita acara pembahasan 14 Raperda Kota Jayapura non APBD Tahun 2018, kepada Waket I DPRD Kota Jayapura Mathelda Yakadewa, dalam sidang di aula Sidang DPRD Kota Jayapura, Kamis (25/10) kemarin.

JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura bersama DPRD Kota Jayapura, melaksanakan rapat paripurna masa persidangan III Tahun 2018, dengan agenda Pembahasan 14 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) non APBD Tahun 2018 Kota Jayapura. di ruang Sidang DPRD Kota Jayapura, Kamis (25/10) kemarin.

  Dalam sambutannya DPRD Kota Jayapura yang dibacakan Wakil I Ketua DPRD Kota Jayapura Mathelda Yakadewa dikatakan, adapun 14 buah Raperda Kota Jayapura non APBD Tahun 2018, yang dibahas dalam sidang ini yaitu ada 5 buah Raperda merupakan hak inisiatif DPRD Kota Jayapura yaitu pertama Raperda tentang ketertiban umum, Raperda tentang Penataan Kelurahan, Raperda Tentang Kepelabuhan, Raperda Tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan dan Raperda tentang fasilitas pencegahan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya. “Ini adalah Raperda inisiatif DPRD Kota Jayapura, selain itu ada 9 Raperda yang merupakan usulan eksekutif,” katanya.

“Untuk menghasilkan pembentukan sebuah produk hukum daerah yang baik dan berkualitas, tentu membutuhkan proses dan tahapan pembentukan yag benar, yaitu mulai tahapan perencanaan, penyusunan, pembahasan, pengesahan atau penetapan dan pengundangannya,’’jelasnya.

Sementara itu, dalam pidato Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano, MM.,  mengatakan penyelengaraan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik, jika didukung oleh pembentukan perangkat hukum daerah yang responsive dna kuat, yang mengakomodasi kebutuhan rill masyarakat, tetapi juga memberikan akses yang seimbang kepada setiap stakeholder dalam menyuarakan kepentingannya.

  “Pembentukan peraturan perundang-undangan pada dasarnya merupakan sebuah proses sistemik dimulai dari perencanaa, perispan, perumusan, pembahasan, pengesahan, pengundangan dan penyebarluasan,’’tandasnya.(dil/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *