Output FGD Kehutanan Diharapkan Diimplementasikan

Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Hery Dosinaen, saat membuka Focus Group Discussion Implementasi Rencana Aksi Kehutanan di Sasana Karya, Kantor Gubernur Papua, Rabu (24/10) kemarin. (FOTO : Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA- Bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pemerintah Provinsi Papua menginisiasi dilakukannya Focus Group Discussion (FGD) terkait implementasi rencana aksi kehutanan, terlebih khusus dalam pencadangan wilayah adat di Provinsi Papua. FGD ini dilaksanakan di Sasana Karya, Kantor Gubernur Papua, Rabu (24/10).

Dengan melibatkan pemangku kepentingan lain, seperti halnya Badan Informasi Geospasial, Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah X Jayapura, Dinas Kehutanan Provinsi Papua, serta KPK sebagai moderator, Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Hery Dosinaen, menyebutkan bahwa FGD tersebut baik adanya, terlebih kala menghasilkan konklusi yang dapat menjadi rekomendasi yang bermuara pada implementasi di lapangan.

“Nantinya ouput yang didapatkan bisa berujung pada pembenahan SDM maupun bagaimana memberikan sosialisasi bagi masyarakat, sehingga ada masukan dari masyarakat agar jangan sampai ada pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang hanya akan mengambil keuntungan sesaat,” jelas Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Hery Dosinaen, saat membuka FGD, Rabu (24/10).

Sekda Dosinaen membeberkan pengalamannya kala diperintahkan Gubernur Papua dan timnya untuk meninjau kawasan hutan di berbagai tempat di Papua. Kondisinya, ada satu simpul yang hingga saat ini tidak bisa terurai dengan baik, dalam hal ini oknum-oknum tertentu yang mendapat sokongan kekuatan luar biasa, sehingga merusak hutan secara ilegal.

“Saya tidak mau bicara secara gamblang. Namun, kita tahu kondisi ini terjadi di Indonesia, terlebih khusus di Papua. Saya pernah diperintahkan gubernur bersama tim di berbagai tempat di Papua, yang mana ternyata ada kekuatan-kekuatan yang ingin merusak hutan secara ilegal, terlebih kala di malam  hari. Hal ini yang diharapkan menjadi perhatian bersama,” tambahnya. (gr/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *