Tujuh Hari Operasi Pekat, 13 Orang Diringkus

Kasubag Humas Polres Jayapura, AKP Khaterina Hineke, saat memperlihatkan beberapa SPM yang merupakan hasil curanmor yang berhasil diamankan di Mapolres Jayapura, Senin (22/10). (FOTO : Yewen/Cepos)

SENTANI-Selama 7 hari Operasi Pekat, sejak 15-22 Oktober 2018, jajaran Polres Jayapura berhasil meringkus 13 orang, 12 pelaku Curanmor dan 1 penadah. Selain itu, kepolisian juga   mengamankan 20 barang bukti (BB) berupa sepeda motor (SPM).

Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon melalui Kasubag Humas Polres Jayapura, AKP Khaterina Hineke, mengungkapkan, selama Operasi Pekat, pihaknya bersama jajaran Polsek berhasil meringkus 12 pelaku Curanmor dan 1 penadah yang selama ini melakukan aksinya di wilayah hukum Polres Jayapura.

“Ada 13 pelaku yang kita ringkus, 12 pelaku Curanmor dan 1 penadah, termasuk  20 BB berupa sepeda motor dari berbagai jenis,” ungkapnya kepada wartawan, saat menggelar konferensi pers di Mapolres Jayapura, Senin (22/10).

Menurut Khaterina, pengungkapan pelaku Curanmor dan penadah serta barang bukti ini pertama kali berasal dari informasi masyarakat, sehingga berhasil mengamankan pelaku Curanmor berinisial SK di BTN Doyo. Berdasarkan pengembangan dari SK, maka pihaknya menangkap pelaku berinisial OA dan pelaku lainnya.

“Masih ada tiga orang DPO yakni WI, YW dan DW. Ketiganya masih dalam pengejaran kami,” ucapnya.

Dia menyatakan, dari hasil pendataan dan pengembangan yang dilakukan, ada 13 laporan polisi,  masing-masing 3 laporan dari Polsek Sentani Kota, 8 laporan dari Polsek Abepura, 2 laporan dari Polsek Sentani Timur dan 7 laporan lagi masih dalam pengembangan.

“Untuk para tersangka ini, ada yang ditahan di Polsek Sentani Kota, Polsek Sentani Timur dan Polsek Abepura. Mereka ini adalah pelaku pencurian dan penadah yang ada di wilayah hukum Polres Jayapura,”pungkasnya.(bet/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *