Guru Harus Berikan Ruang Bagi Siswa Untuk Berekspresi

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, menyamatkan tanda peserta kepada dua orang perwakilan guru di aula SMA Negeri 1 Sentani, Senin (15/10) kemarin. (FOTO : Yewen/Cepos)

SENTANI- Para guru diminta agar lebih kreatif dan memberikan ruang seluas-luasnya kepada para siswa untuk dapat berekspresi dan mengembangkan potensinya masing-masing di setiap sekolah yang ada di Kabupaten Jayapura.

“Dengan adanya kurikulum 2013 (K13) dituntut untuk lebih kreatif dan memberikan ruang seluas-luasnya kepada anak didik untuk berekspresi untuk mengeluarkan kreativitas dan pengalamannya,” ungkap Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, usai membuka kegiatan pelatihan K13 bagi guru-guru di SMA Negeri 1 Sentani, Senin (15/10).

“Guru hanya menjadi fasilitator, anak yang lebih proaktif dalam proses belajar mengajar, karena itu mudah-mudahan melalui pelatihan ini ada satu perubahan yang besar untuk anak-anak yang kreatif dan untuk masa depan generasi muda kita,” tambahnya. Mathius berharap melalui kegiatan pelatihan K13 ini bisa meningkatkan kapasitas guru untuk bagaimana mengelola kurikulum di sekolahnya masing-masing.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelatihan K13 tahun 2018, Slamet Riyadi, mengatakan bahwa kegiatan pelatihan ini diikuti oleh para guru-guru dari masing-masing sekolah sebanyak 420 orang guru. “300 orang guru dari SD dan 120 orang guru dari SMP, sehingga total keseluruhan ada sebanyak 420 orang guru,” ucapnya.

Slamet berharap melalui kegiatan ini, para guru-guru di setiap sekolah jenjang SD dan SMP bisa mengimplementasikan kurikulum K13 dengan menggunakan penguatan karakter bagi guru-guru dan para siswa di masing-masing sekolah. “Kami harapkan melalui pelatihan ini, K13 bisa tertanam baik dan dapat diimplementasikan di masing-masing sekolah,” ucapnya. (bet/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *