Polisi Curigai Orang Dekat Korban

Gamel/Cepos
TKP_Bercak darah  milik korban yang sudah mengering, di ruang gudang dekat Rumah Makan di Jalan Baru Youtefa, tempat korban ditemukan dalam kondisi kritis, Rabu (3/10) lalu.

Dari Kasus Tewasnya Karyawati Rumah Makan di Jalan Baru Youtefa

JAYAPURA-Penyidik Polres Jayapura Kota terus berusaha keras mengungkap kasus penganiayaan berat yang menyebabkan tewasnya seorang karyawati salah satu rumah makan di Jalan Baru Youtefa, Rabu (3/10). Bahkan, polisi mencurigai, pelaku adalah orang dekat dari korban.

  “Sampai saat ini kami belum menetapkan siapa tersangkanya, tetapi kami sudah ada calon pelaku  yang perlu kita lakukan pembuktian dalam penyelidikan kasus ini,” ungkap Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav R Urbinas didampingi Kasubag Humas Polres Jayapura Kota, Iptu Jahja Rumra di Mapolres Jayapura Kota, Senin (15/10) kemarin.

    Menurut Gustav, upaya penyelidikan pun terus dilakukan secara maksimal. Saat ini pihaknya juga masih menunggu hasil dari laboratorium forensik terkait dengan beberapa sampel darah yang telah dikirim.

  “Sampel darah ini sekaligus membantu kita jika ada temuan dari hasil pemeriksaan yang cukup menonjol, hasil dari laboratorium itu membantu  kita untuk mengarah kepada pelaku,” beber Gustav.

  Dari hasil penyelidikan sementara, lanjut Gustav, dugaan pelaku adalah rekan korban.  Dan dalam kasus ini juga, semua saksi-saksi sudah dimintai keterangannya termasuk keterangan dari si pemilik warung.

  “Sisa-sisa darah yang ada di TKP bisa mengarahkan kita kepada calon pelaku, sudah ada beberapa orang yang kita ambil sampel darahnya dan akan kami cocokan dengan  darah yang tercecer di TKP,” kata Gustav.

  Terkait hasil visum khusus dugaan kasus pemerkosaan, hasilnya menunjukan alat vital korban terdapat beberapa luka yang tidak beraturan yang diakibatkan oleh benda tumpul. Namun untuk tanda-tanda yang lain semacam sperma tidak ada.

  “Saya menyimpulkan ada alat yang digunakan pelaku berupa objek, baik itu besi atau kayu yang dimasukan ke alat vital korban,” bebernya.

  Dari hasil penyelidikan, Gustav menduga korban sengaja dilukai dengan menggunakan alat. Dimana saat itu ada perlawanan yang dilakukan korban, namun waktu yang diperlukan  pelaku saat melakukan aksinya itu cepat.

  “Semoga dengan hasil pemeriksaan BB berupa temuan darah di TKP, ditambah dengan darah yang menempel pada bagian tubuh salah satu saksi bisa mengungkap kasus ini,” pungkasnya. (fia/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *