Mayarakat Desak Pemprov Segera Kerjakan Jalan Sentani-Depapre

Yewen/Cepos
Ruas jalan utama Sentani-Depapre yang rusak parah di Kampung Doyo Baru Distrik Waibu Kabupaten Jayapura, baru-baru ini. Insert: Masyarakat dari 6 distrik dari kawasan pesisir tanah merah, saat melakukan pertemuan di Bappeda Kabupaten Jayapura, Jumat (12/10) kemarin.

SENTANI- Masyarakat dari 6 distrik kawasan pesisir tanah merah yang meliputi, Distrik Depapre, Yokari, Ravinerara, Demta, dan Distrik Sentani Barat, dan Distrik Waibu meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua untuk segera mengerjakan jalan Sentani-Depapre yang selama ini mengalami rusak berat.

Ketua DAS Tepra Yewena, Yehuda Demetou, mengatakan bahwa jalan Sentani-Depapre merupakan satu-satunya akses masyarakat di pesisir tanah merah, terutama di 6 distrik di Kabupaten Jayapura dan juga akses terhadap pasar.

“Jadi ruas jalan Sentani-Depapre merupakan jalur utama masyarakat untuk mengakses objek wisata pantai di wilayah pesisir tanah merah,” ungkapnya melalui pernyataan sikap yang disampaikan kepada Bappeda Kabupaten Jayapura, Jumat (12/10).

Menurut Yehuda, kondisi Sentani-Depapre saat ini dalam kondisi rusak berat dan dapat menimbulkan masalah kecelakaan lalu lintas, di mana hal tersebut pernah terjadi pada tahun 2017 yang lalu yang menelan korban jiwa.

“Di ruas jalan pintu angin Depapre sangat rawan mengingat sewaktu-waktu (terutama waktu hujan) dapat menyebabkan longsor dan berpotensi serta perumahan masyarakat yang berada di pinggiran gunung Depapre,” ucapnya.

Sementara itu, mewakili Himpunan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Tanah Merah (HPPM-TM) Kabupaten Jayapura, Emond Karuway, dalam peryataan sikap meminta kepada Pemerintah Provinsi Papua untuk meninjau langsung ke lokasi kerusakan jalan Sentani-Depapre dan membuat agenda kerja dan terarah untuk menyelesaikan sisa pekerjaan dalam waktu dekat dengan jangka waktu tahun 2018 ini.

“Jika permintaan kami ini tidak diindahkan, maka kami akan melakukan pemalangan terhadap akses jalan Sentani-Depapre dan pembangunan peti kemas Depaapre, sampai dengan mendapatkan kejelasan mengenai penyelesaian pekerjaan ruas jalan tersebut,” pintunya. (bet/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *