Realisasi Penyerapan Keuangan Pemkot Jayapura 59,96 Persen

JAYAPURA-Sampai dengan triwulan III tahun 2018, realisasi penyerapan keuangan di Pemkot Jayapura sebesar Rp 791,3 miliar atau mencapai 59,96 persen dari total APBD Kota Jayapura Tahun Anggaran 2018 sebesar Rp 1,3 triliun.

Menurut Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Jayapura, Adolf Siahay, sampai dengan akhir September 2018, dari 97 pengguna anggaran di lingkungan Pemkot Jayapura, sebanyak 86 pengguna anggaran yang penyerapan anggarannya di atas 50 persen. Sementara 11 pengguna anggaran lainnya, masih di bawah 50 persen dan yang paling rendah sekira 31 persen.

“Kita harapkan penyerapan keuangan bisa maksimal tahun 2018. Jangan sampai masih ada kegiatan fisik di lapangan tahun 2018 ini belum selesai. Sebab nanti pembiayaan dilakukan tahun depan dengan dana luncuran dan ini jangan sampai terjadi,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, kemarin.

Adolf Siahay berharap pengguna anggaran di lingkungan Pemkot Jayapura khususnya yang mengerjakan pekerjaan fisik, harus bisa menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu. “Bila perlu lembur, sehingga tidak terjadi luncuran dana tahun depan,” pintanya.

Dikatakan, apabila tidak ada luncuran tahun depan, maka diasumsikan per tanggal 31 Desember 2018, telah dilakukan penyerahan pekerjaan baik secara fisik maupun keuangan dengan maksimal.

“Penyerapan realisasi keuangan belum maksimal, biasanya ada pekerjaan fisik yang pembiayaanya besar. Seperti Dinas PUPR PKP Kota Jayapura, dimana pihak ketiga yang bekerja dalam mengurus keuangan dalam pembayaran, diselesaikan langsung satu kali pembayaran. Banyak dana yang belum terserap karena pihak ketiga belum melengkapi berkas atau dokumen dalam pencairan dana. Biasanya akhir tahun pencairan banyak dilakukan pihak ketiga, karena satu kali kerja dalam mengurus dokumen,” tambahnya.(dil/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *