Staf Ahli Harus Mampu Menterjemahkan Visi Pimpinan Daerah

Sekretaris Daerah Provinsi Papua,Hery Dosinaen ketika menutup kegiatan Rakornas staf ahli di Aula Sasana Karya, Selasa (9/10). (FOTO : Hans Cepos)

JAYAPURA-Pelaksanan Rapat Kordinasi Nasional Staf Ahli Kepala Daerah se-Indonesia resmi ditutup oleh Sekretaris Daerah Provinsi Papua,Hery Dosinaen, Selasa (9/10) malam.

Sekretaris Daerah Provinsi Papua,Hery Dosinaen mengatakan, Rakornas Staf Ahli telah menghasilkan empat isu yang didorong untuk diterbitkan sebuah regulasi atau Permendagri.

“Ke empat isu yang didorong itu adalah hubungan tata kerja staf ahli, standar kompetensi, pedoman nomenklatur Sekretaris Daerah (Sekda) serta implementasi fungsi-fungsi staf ahli menyangkut penganggaran,”ungkap Sekda usai menutup Rakornas Staf Ahli se Indonesia di Aula Sasana Krida Kantor Gubernur,Selasa (9/10).

Kendati demikian, Sekda Papua Hery Dosinaen menitipkan beberapa hal yang perlu dicermati oleh para peserta Rakornas, agar menyusun program kerja sesuai visi dan misi kepala daerah.

Lanjutnya, khusus untuk Provinsi Papua bagaimana mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020 yang tinggal beberapa saat lagi, dengan ikut mensosialisasikannya di masyarakat yaitu sukses PON menuju Papua Bangkit Mandiri dan Sejahtera yang Berkeadilan.

“Saya berharap para staf ahli Gubernur dan Bupati/Walikota se-Provinsi Papua mampu menterjemahkan serta mendasari visi pimpinan daerah. Paling tidak tugas dan fungsi pokoknya jalan sesuai ketentuan aturan yang ada,”tutur Sekda.

Sementara itu ditempat terpisah Dirjen Perimbangan Keuangan Kementrian Dalam Negeri Suhajar Diantoro menjelaskan, Rakornas staf ahli ini tentunya dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dari para staf ahli yang berkaitan dengan pengunaan anggaran.

“Memang dalam rakor ini direkomendasikan agar staf ahli diberikan pos anggaran sendiri, sehingga dalam pelaksanaan tugas-tugasnya bisa disesuaikan dengan alokasi anggaran yang ada, tetapi kami akan akomodirkan di tahun 2019 mendatang,”ujar Diantoro.(ans/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *