Debit Air di Intake Entrop Turun 60 %   

CEK INTAKE_ Direktur Utama PDAM Jayapura, H.Entis Sutisna, SE., MM., bersama Ketua Komisi C DPRD Kota Jayapura Jhon Y.Betaubun, SH.,MH., dan anggotanya, saat turun langsung  memantau  intake/sumber air yang berada di Entrop, Distrik Jayapura Selatan,  Rabu (10/10) kemarin.

JAYAPURA-Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jayapura, H.Entis Sutisna, SE., MM., bersama Ketua Komisi C DPRD Kota Jayapura Jhon Y.Betaubun, SH.,MH., dan anggotanya, turun langsung mengecek  intake/ sumber air, yang berada di Entrop, Distrik Jayapura Selatan, hari Rabu (10/10)kemarin.

   Usai melihat langsugn kondisi intake itu, Ketua Komisi C DPRD Kota Jayapura Jhon Y.Betaubun, SH.,MH., mengakui bahwa apa yang dijelaskan Dirut PDAM Jayapura di media sosial dan masyarakat, terkait debit air yang mengalami penurunan, itu benar. Debit air  di intake Entrop ini turun drastis.

   “Setelah kami liat melalui kunjungan kerja kami bersama rombongan anggota Komisi C, memang debit air turun sampai 60 persen di tampungan air sehingga mempengaruhi distribusi air di pelanggan,’’katanya.

  Menurut Jhon, debit air di tempat penampungan ini bisa turun 60 persen, karena ada dua pipa yang tidak dikuasai PDAM. Namun dikuasai oleh adat dan perusahaan.  Untuk itu, dewan minta supaya masalah ini dibahas bersama dan disampaikan kepada Wali Kota Jayapura, supaya ada jalan keluar. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menyalahkan PDAM Jayapura saja.

   “Kita juga minta kepada Ketua Dewan Pengawas PDAM Jayapura Rustan Saru, supaya bisa memfasilitasi ini kepada Wali Kota Jayapura, agar ada jalan keluar, kalau tidak, setiap hari masyarakat akan berteriak kepada PDAM, ternyata memang ada faktor teknis yang mengatur dan faktor X di lapangan. Kami juga akan menyampaikan kondisi ini kepada Wali Kota,’’bebernya.

    Sementara itu, Dirut Utama PDAM Jayapura H.Entis Sutisna, SE.,MM., mengatakan, memang dengan kondisi debit air di Intake Entrop, sudah mengalami penurunan dan ia sudah sampaikan di Medsos maupun media lewat pemberiataan, supaya masyarakat tahu juga kondisinya.

  Dengan adanya kunjungan Ketua Komisi C dan rombongan untuk turun langsung  melihat kondisi realnya di lapangan, Dirut sangat senang. Pihaknya berharap lewat anggota dewan terhormat ini, nanti masyarakat dan  Pemkot Jayapura bisa tahu kondisi real yang terjadi.

  Selain itu., dalam kunjungan di lokasi intake ini, sekaligus bisa membantu memberikan solusi terbaik bagi PDAM dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, tentang kebutuhan air di Kota Jayapura.

  “Saat ini, memang debit air kita di semua intake mengalmai penurunan drastis baik di intake Kojabu KampWolker, di Intake Entrop dan lainnya, sehingga berdampak pada pelayanan di pelanggan distribusi airnya menurun, karena masuknya air di reserver dan didistribusikan ke pelanggan juga lemah,’’jelasnya.

   Dijelaskan, pemicu kenapa debit air rendah adalah karena area resapan air di sekitar  intake kini sudah dirambah oknum masyarakat, mereka membangun rumah, membuka lahan untuk bercocok tanam dan merambah hutan. (dil/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *