Kasus Pegubing, Dua Orang Ditetapkan Tersangka

Kombes Pol AM Kamal (FOTO: Elfira/Cepos)

JAYAPURA-Penyidik Direktorat Kriminal Umum Polda Papua menetapkan dua tersangka dengan inisial YT dan AB, dalam pertikaian dua kelompok warga di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Selasa (2/10) lalu.

Hal tersebut diungkapkan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal kepada wartawan di Media Center Polda Papua, Senin (8/10) kemarin. YT dan AB sendiri kata Kamal telah diamankan sejak Kamis (4/10), dimana keduanya diduga sebagaia provokator yang menggerakkan massa saat itu.

“Keduanya sedang dilakukan pemeriksaan di Mapolda Papua, dengan pasal yang disangkakan yakni 170 KUHP,” ucap Kamal.

Dikatakan, dari kejadian tersebut, sebanyak 8 orang dilakukan pemeriksaan sebagai saksi dan dimungkinkan akan bertambah para tersangka lainnya. Akibat kasus itu, tujuh orang luka-luka, terdiri dari 5 warga dan 2 anggota polisi, satu warga meninggal dunia serta 5 rumah dan 5 kios terbakar.

Terkait dengan kondisi di Oksibil, Kamal mengaku sudah membaik. Ia berharap agar Bupati Pegunungan Bintang segera kembali ke Oksibil  untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang berkembang di Kabupaten Pegunungan Bintang.

“Kami harapkan bupati berada di tempat, sehingga roda pemerintahan dan aktivitas masyarakat dapat berjalan seperti biasanya,”pintanya.

Dengan kehadiran bupati di Oksibil lanjut Kamal, maka akan menyelesaikan persoalan yang ada di Oksibil.

“Kami sebagai aparat kepolisian membantu untuk bagaimana tidak  terjadi pertikaian lagi, pembunuhan  antara pendukung dan kelompok masyarakat yang ada di sana,” kata Kamal.

Kamal meminta agar tokoh adat, tokoh agama dan elemen masyarakat untuk bersama sama menciptakan keamanan agar tidak terjadi konflik.

Sementara itu, untuk anggota BKO Brimob Polda Papua atas nama  Brigpol Dolfis Wambonggo yang terkena busur panah di mata bagian kanan, Minggu (7/10), telah diterbangkan ke Rumah Sakit Singapura

“Brigpol Dolfis Wambonggo dirujuk ke RS Singapura untuk  mendapatkan perawatan yang lebih intensif  agar  kesehatannya cepat pulih,” jelasnya.

Adapun dua anggota polisi yang menjadi korban  Kasat Lantas Polres Pegunungan Bintang AKP Amon Ruwayari terkena busur panah di paha bagian kanan dan anggota BKO Brimob Polda Papua atas nama  Brigpol Dolfis Wambonggo terkena busur panah di mata bagian kanan diberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya.(fia/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *