SMA Asisi Sentani Mengejutkan

Erik / Cepos
Selebrasi Tim putri SMA Asisi Sentani di Gor Waringin, Kotaraja, Sabtu (6/10) malam.

JAYAPURA – Tim putri Honda DBL SMA ASisi Sentani berhasil meraih juara setelah mengalahkan juara bertahan SMAN 1 Merauke dengan skor 59-52 di Gor Waringin, Kotaraja, Sabtu (6/10) malam.

Keberhasilan tim basket putri SMA Asisi Sentani merupakan sebuah kejuatan tahun ini. Sebab, SMA Asisi Sentani sukses menumbangkan tim favorit juara musim ini.

Pertandingan final putri Honda DBL Papua Series 2018 berjalan dengan penuh ketegangan. Sebab kejar poin terjadi di tiap kuarternya. Pada kuarter pertama SMA Asisi Sentani sempat unggul dengan skor 17-11.

Tetapi pada kuarter kedua, Smansa Merauke berhasil mengungguli SMA Asisi Sentani dengan skor 29-25. Tetapi memasuki kuarter ketiga SMA Asisi Sentani kembali berhasil unggul dengan 38-27. Memasuki kuarter penentu, kedua tim bermain ngotot, tertapi keunggulan tetap menjadi milik SMA Asisi Sentani dengan skor 59-52.

Pelatih SMA ASisi Sentani Gabriel Mara mengatakan, jika penampilan pemainnya pada partai final bukan penampilan terbaik timnya.

“Saat final kami bermain di bawah performa terbaik, mereka semuanya gugup. Bahkan sebelum pertandingan mereka sudah ketakutan untuk berhadapan dengan SMAN 1 Merauke,” kata Gabriel usai pertandingan.

Sementara pelatih DBL putri SMAN 1 Merauke Frans Lucky Liptiay mengatakan bahwa SMA Asisi Sentani memang patut menjadi juara pada tahun ini.

“Pemain kami sudah bermain maksimal, tetapi saya melihat anak-anak SMA Asisi juga tidak kalah semnagatnya. Mereka juga unggul dari pemain kami, baik dari finishing maupun fisik,” jelas Frans.

  “Pada tahun 2010 kami pernah ketemu di final, dan kami berhasil mengalahkan mereka. Tetapi tahun ini kami respect kepada mereka, sebab mereka berhasil mengalahkan kami, dan ini adalah partai final yang berat,” beber Frans.

Tetapi Frans tetap optimis jika SMAN 1 Merauke dapat kembali meraih prestasi pada DBL tahun 2019 mendatang. “Saya sudah sampaikan ke pemain, bahwa kita harus hormati kemenangan dan kekalahan. Kami akan kembali dengan persiapan yang lebih siap lagi tahun depan,” tutup Frans. (eri/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *