Berbelasungkawa, Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama

Denny/ Cepos
Aksi seribu lilin dan doa bersama masyarakat di Wamena Kota, Kabupaten  Jayawijaya untuk korban gempa Palu, Sigi dan Donggala di depan Tugu Salib “Wio Silimo” Wamena, Sabtu, (9/10).

WAMENA–Ratusan masyarakat di Wamena dari seluruh kelompok agama dan suku, Sabtu (6/10) berkumpul di Jalan Yosudarso tepatnya di depan Kantor Bupati Jayawijaya untuk memanjatkan doa dan menyalakan lilin untuk para korban di Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Koordinator aksi peduli Palu, Sigi dan Donggala, Adi Irawan mengatakan, kegiatan tersebut dihadiri berbagai pihak, diantaranya pelajar, mahasiswa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, sejumlah paguyuban, instansi pemerintah hingga insan pers. Hal ini dilakukan sebagai wujud kepedulian dan belasungkawa masyarakat Jayawijaya, untuk para

korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

“Tidak perlu sesama suku dan tidak perlu sama agama atau kepercayaan untuk bisa kita mendoakan mereka. Mari menjadi manusia untuk manusia, itulah slogan yang digaungkan masyarakat

Jayawijaya dalam aksi tersebut,”ungkapnya, Sabtu (9/10).

Sebelumnya telah dilakukan berbagai macam penggalangan donasi baik dari instansi pemerintah, gabungan mahasiswa, pelajar. Ia berharap, hendaknya kepedulian terhadap sesama tidak berhenti di sini, tapi tetap tertanam terutama kepada mahasiswa.

“Harapannya ke depan pemuda maupun mahasiswa lebih peka lagi terkait dengan kemanusiaan maupun hal-hal lainnya,” kata Adi Irwan.

Aksi seribu lilin dan doa bersama ini dipimpin Pastor Jhon Djonga. Dalam khotbahnya, Pastor Jhon mengatakan bencana di Palu, Sigi dan Donggala serta peristiwa serupa yang sering terjadi di Tanah Papua adalah sebagai tantangan dan ujian bagi manusia sebagai orang beriman.

“Peristiwa Palu, Sigi, Donggala bahkan Lombok dan lainnya mengingatkan kita bahwa kita ini kecil, tidak mampu, kita ini punah, tidak berdaya dan yang berdaya adalah hanya Tuhan Allah,”ujar Pastor Jhon Jonga.(jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *