Awasi Jalan Trans Papua, Bangun Pospol

Denny/ Cepos
Kapolres Jayawijaya AKBP Jan Bernard Reba saat meninjau pembangunan Pospol Subsektor di Distrik Benawa, Kabupaten Yalimo, Sabtu, (6/10).

WAMENA–Polres Jayawijaya membangun Pospol di Distrik Benawa, Kabupaten Yalimo guna mengantisipasi arus lalulitas kendaraan dan barang yang masuk ke Kabupaten Yalimo dan

Jayawijaya menggunakan jalan trans Papua yang sebentar lagi akan difungsikan untuk menghubungkan Provinsi Papua dengan daerah di Pegunungan Tengah Papua.

    Kapolres Jayawijaya, AKBP. Jan Bernard Reba mengakui, pembangunan Pospol tersebut dilakukan untuk mengawasi arus lalulintas kendaraan dan barang yang sudah sering melewati jalur ini untuk ke Jayawijaya.

“Ada kegiatan –kegiatan masyarakat yang terdesak dengan mengantar bahan bangunan, Sembako sehingga kita tidak bisa membendung itu, meskipun sudah ada imbauan dari Balai Pelaksana Jalan Nasional IV dan kami dari Polres Jayawijaya,”ungkapnya saat ditemui di Polres Jayawijaya, Sabtu (9/10) kemarin.

Untuk menjaga hal ini jangan sampai ada penumpukan persoalan di Jayawijaya dan kabupaten lain, kata Kapolres, Bupati Yalimo telah memberikan tanah 1 hektar yang letaknya di Distrik Benawa, Kabupaten Yalimo untuk pembangunan Pospol dan perumahan yang sudah 75 persen.

“Direncanakan nanti akhir Desember pekerjaan ini sudah selesai dan kita akan meresmikan dan akan menempatkan 15 anggota Polres Jayawijaya di Pospol Subsektor Benawa,”kata Jan Reba.

Kapolres memastikan telah melakukan koordinasi dengan Polsek Senggi dari Polres Keerom sehingga mereka juga di perbatasan terakhir antara Distrik Senggi dan Distrik Benawa sudah harus ada informasi awal tentang masuknya orang dan barang.

“ Untuk pengoperasian Pospol Subsektor saya rencanakan akan mulai melakukan operasinya pada akhir November tahun 2018 dan pengoperasian ini tidak menunggu jalan trans Wamena Jayapura

selesai,”tegasnya.

Menurutnya, yang penting pos selesai maka langsung akan difungsikan, hal ini dikarenakan meskipun jalan belum selesai sudah banyak yang mencoba mendroping Miras, obat –obatan dan lain –lain sehingga Kapolres berpatokan jika bangunan selesai ia langsung menempatkan anggota di sana.

“Bangunannya sudah 75 persen jadi tinggal menutup atapnya saja dengan konstruksi kayu sehingga jika jalan ini sudah difungsikan maka kita sudah lebih dulu melakukan pengamanan di sana,”jelasnya.(jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *