Vox Point Gagas Pendirian Unika di Merauke

MERAUKE – DPD Pox Point Merauke menggagas pendirian Universitas Katolik (Unika) di Merauke. Gagasan pendirian Unika di Merauke ini, dengan mengundang para awam Katolik untuk memberikan masukan-masukan.
Ditemui di kantor Bupati, Ketua DPD Vox Point Merauke, Yoseph L. Gebze, SH, LLM, menjelaskan bahwa Vox Point adalah lembaga yang benar-benar didirikan untuk menjaga persatuan dan kesatuan  bangsa. Sesuai dengan  pesan Mgr Sugiyopranoto  bahwa 100 persen Katopik dan 100 Indonesia. ‘’Karena itu, kita melihat ada banyak persoalan  yang dihadapi bangsa akhir-akhir ini.

Mulai   dari disintegrasi bangsa, masalah ekonomi, masalah sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat. persoalannya kita harus mulai dari mana. Kalau kita mengharapkan masyarakat,    mereka dengan SDM yang terbatas itu juga  tidak bisa,’’ katanya.

Menurutnya, jika belajar dari peradaban   dunia bahwa yang menggerakan peradaban dunia sampai sekarang ini jika dilihat dari  perubahan yang sangat besar adalah kelas menengah. Sementara kelas menengah adalah kaum terpelajar.

   Sementara kaum terpelajar bisa dicetak   oleh lembaga pendidikan.

‘’Karena itu Vox Point merasa penting  untuk menghadirkan  sebuah perguruan tinggi yang bercirikan Katolik dan terpanggil untuk membangun daerah ini secara khusus dan bangsa ini. Dan inilah gagasan awal sehingga kita mengelentorkan ide dan mempertemukan  tokoh yang memiliki pikiran dan potensi untuk sama-sama bicara,’’ kata Yoseph Gebze yang juga menjabat sebagai Kabag Hukum Setda Kabupaten Merauke  ini.

    Yoseph menambahkan, jika embrio dari perteman-pertemuan  yang dilakukan menghendaki  terbentuknya sebuah perguruan tinggi yang  bercirikan Katolik, maka semangat itu akan  didorong sehingga segala sesuatu  yang berkaitan dengan pendirian perguruan tinggi  untuk mulai dipersiapkan.

‘’Kita tidak bicara   hari ini atau bulan atau tahun ini. Tapi kita menuju pada pendirian satu pergurun tinggi. Inilah ide awal yang digagas  Vox Point,’’ tambahnya. (ulo)    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *