Fasilitas dan Kapasitas Masih Kurang

Takim/Cepos
Kondisi jembatan akses menuju Pasar Baru  Kotaraja yang berada di Otonom yang sangat memprihatinkan

JAYAPURA-Meski pihak pengelola Pasar Youtefa telah menertibkan para pedagang yang berjualan di atas drainase maupun di pinggir  jalan yang menyebabkan kemacetan, namun hingga kini belum ada solusi jelas bagi para pedagang ini. Bahkan, rencana untuk pindah ke lokasi pasar baru Kotaraja di belakang Kantor Otonom, yang rencananya bulan Oktober 2018 ini, juga belum ada kejelasan.

  Para pedagang terpaksa harus diminta bersabar, untuk menempati tempat jualan sementara yagn disediakan pihak pengelola pasar di lokasi lahan parkir. Kepala Pasar Youtefa, Jefri Dawir, ST mengaku awalnya pemindahan pedagang di lokasi baru direncanakan Oktober 2018 sesuai dengan acara peresmian pasar baru ini.

  “Tapi kemungkinan besar rencana pemindahan para pedagang ini akan diundur atau diperpanjang,”ungkap kepala pasar Youtefa, Jaefri Dawer, ST saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telephon selulernya, Kamis (4/10).

  Ditundanya rencana  pemindahan pedagang pasar tersebut disebabkan beberapa factor, terutama fasilitas pasar baru Kotaraja yang belum memadai. Kapasitas pasar untuk menampung beberapa jenis komoditi pedagang dari Pasar Youtefa tidak cukup dan infrastruktur seperti akses masuk baik jalan maupun jembatan juga belum diperbaiki.

  “Bagaimana mau pindah, sementara fasilitas pasar   belum lengkap dan juga kapasitasnya  tidak sesuai dengan jumlah pedagang di Pasar Youtefa,” jelasnya.

   Pihaknya mengakui akan melakukan koordinasi dengan pemerintah dan juga dinas terkait untuk melakukan perbaikan dan pembangunan kembali terhadap semua fasilitas yang masih kurang termasuk kapasitas pasar  serta jalan dan jembatan yang jadi  akses masuk   menuju pasar tersebut.

  “Kami akan melakukan koordinasi ulang untuk program pembangunan   untuk melengkapi fasilitas dan kapasitas pasar baru tersebut,”jelasnya.

   Pihaknya berharap kepada seluruh pedagang untuk tetap sabar, karena proses pembangunan pasar baru tersebut butuh waktu  yang cukup lama, sesuai dengan kebutuhan pasar tersebut.

“Kami berharap pedagang untuk bersabar, sampai fasilitas maupun kapasitas pasar baru tersebut memadai untuk kebutuhan para pedagang,”tutupnya. (kim/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *