Pengurus  Klasis Amuma Diharap Bekerja Sesuai Mujizat Tuhan

Para hamba Tuhan saat mendoakan Pengurus Klasis Amuma yang baru, periode 2018-2023 di Gereja Ebenheizer Amuma, Senin  (24/9).

JAYAPURA-Setelah melaksanakan konferensi  pertama Gereja Kemah Injil Kingmi, Klasis Amuma, selama 3 hari di Gereja Ebenheizer Amuma, Kabupaten Yahukimo, akhirnya menetapkan Pdt Wilem Payage sebagai Ketua Klasis depinitif periode 2018-2023.

Wakil Ketua Satu Sinode Kingmi di Tanah Papua, Pdt Erson Wenda S.Th kepada Cenderawasih Pos melalui pres releasenya mengaku bersyukur kepada Tuhan karena kegiatan dari awal hingga selesainya dapat berjalan dengan baik.

“Acara demi acara telah selesai dengan baik karena campur tangan Tuhan. Banyak kesulitan yang kami alami tapi Tuhan selesaikan semuanya. Saya sebagai Badan Pengurus Sinode akhirnya bisa melantik Badan Pengurs Klasis Amuma,”katanya.

Pelantikan Badan Pengurus Klasis Amuma untuk menjalankan tugasnya selama 5 tahun, mulai 2018 hingga 2023.”Kami dari sinode harapakan agar Badan Pengurus  Klasis Amuma dapat bekerja sesuai mujizat Tuhan,”ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Kingmi Wilayah Yahukimo, Pdt Geradus Heluka S.Th menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Yahukimo yang mendukung kegiatan tersebut.

“Pengurus Klasis Amuma sudah dilantik, sudah bisa menyusun program kerja selama lima tahun ke depan,”harapnya.

Dalam acara pelantikan tersebut, Badan Pengurus Sinode bersama Koordinator Wilayah Kabupaten Yahukimo juga melantik beberapa hamba Tuhan menjadi pendeta diantaranya, Pdt Elias Heluka S.Th, Pdt Yanus Heluka S.Th, Pdt Okai Payage, semua dari kader Kingmi Klasis Amuma.

Ketua Panitia Konferensi Klasis Amuma,Paul Heluka S.Ip mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Yahukimo yang sudah membantu dan kader-kader Kingmi Klasis Amuma.

“Kami adalah kader gereja dan tentu akan bekerjasama dan saling mendukung antara badan pengurus klasis dan intelektual yang ada untuk membangun daerah,”jelasnya.

Wakil Bupati Yahukimo, Yulianus Heluka SH, yang hadir dan membuka Kantor Klasis Amuma mengatakan, Pemkab Yahukimo tidak pernah tinggal diam, selalu membantu kegiatan dari masyarakat.

“Kami awalnya sudah membantu Rp 200 juta dan sekarang Rp 100 juta lagi, jadi totalnya Rp 300 juta,”bebernya.(oel/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *