Menang WO, Tim Putri SMAN 4 Jayapura Tembus 4 Besar

Pemain DBL Putri SMAN 5 Jayapura tak bisa membendung tangisnya saat dinyatakan kalah WO saat menghadapi SMAN 4 Jayapura, di GOR Waringin, Kotaraja, Selasa (2/10). (FOTO: Erik / Cepos)

JAYAPURA – Tim DBL Putri SMAN 4 Jayapura melenggang ke babak empat besar Honda DBL Papua Series 2018, setelah dinyatakan menang WO atas SMAN 5 Jayapura pada lanjutan pertandingan Honda DBL Papua Series 2018 ketegori putri di GOR Waringin, Kotaraja, Distrik Abepura, Selasa (2/10).

Tim Putri SMAN 5 Jayapura harus didiskualifikasi oleh panitia, lantaran menjelang pertandingan tim dance SMAN 5 Jayapura tidak berada di tempat untuk mendampingi para pemain DBL putri SMAN 5 Jayapura.

Sesuai dengan regulasi atau aturan yang berlaku dalam kompetisi Honda DBL Papua Series 2018, tim dance dan tim DBL tidak dapat dipisahkan dalam kompetisi. Tim dance harus setia mendampingi tim DBL mereka baik itu putra maupun putri.

Meskipun panitia sempat memberikan toleransi dengan menunggu selama 10 menit untuk menanti kedatangan tim dance SMAN 5 Jayapura, namun hingga batas waktu yang diberikan tim dance SMAN 5 Jayapura tak kunjung datang. Untuk itu panitia memutuskan kemenangan atas SMAN 4 Jayapura.

Ketua Panitia Honda DBL Papua Series 2018, Wenny Firmasyah mengatakan bahwa semua aturan atau regulasi telah disampaikan kepada masing-masing kontestan dalam technikal meeting. “Semuanya sudah jelas, dan pemain maupun dance sudah mengetahui aturan itu semua,” kata Wenny.

Wenny menembahkan bahwa kejadian ini bukan hal yang baru dalam kompetisi DBL. Pada tahun 2017 lalu, nasib sama juga dialami oleh tim basket putri SMA Asisi Sentani.

“Kita sudah beri toleransi dengan tambahan waktu, tetapi mereka juga tak kunjung datang. Semoga ini bisa menjadi pelajaran bagi semua tim untuk tetap disiplin,” jelas Wenny.

Sementara Pelatih Tim Putri SMAN 4 Jayapura, Nurjana Sahemba sangat menyayangkan apa yang dialami oleh Tim Putri SMAN 5 Jayapura. Dirinya menuturkan bahwa seharusnya hal seperti ini tidak harus terjadi.

“Sangat disayangkan, karena gara-gara dance mereka tidak hadir mereka harus gugur. Kami juga tidak terlalu merasa bangga dengan kemenangan ini,” ujar Nurjana.

Dirinya juga meminta kepada para pemainnya agar menjadikan hal itu sebagai pelajaran untuk partai kedepannya. “Semoga pemain bisa belajar dari kejadian ini,” katanya lagi.

Tim basket putri SMAN 4 Jayapura akan bertemu dengan pemenang SMA Asisi Sentani vs SMA Jhon 23 Merauke yang baru akan digelar siang ini.

Melihat calon lawan yang akan mereka hadapi, Nurjana justru lebih memberikan perhatian khusus kepada Tim Putri SMAN 1 Merauke yang merupakan juara bertahan. “Kita tentu waspadai semua tim, terutama sang juara bertahan Smansa Merauke,” tutup Nurjana.

Sementara pertandingan DBL putri lainnya, Smansa Merauke berhasil mengalahkan SMAN 3 Jayapura dengan skor telak 48-5. Pada babak empat besar, Smansa Merauke akan menghadapi pemenang Smansa Jayapura vs SMA YPPK Taruna Bhakti. (eri/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *