Di Jalan Baru  Youtefa,  Gadis Remaja Diduga Diperkosa

Kondisi korban penganiayaan berat masih tergeletak tak sadarkan diri dan menjalani perawatan di RS Dok II usai dianiaya oleh orang tak dikenal, Senin (1/10) kemarin. Korban juga diduga diperkosa, namun hingga kini Polisi belum bisa memastikan soal ini.(Polsek Abepura For Cenderawasih Pos)

JAYAPURA – Seorang gadis remaja berusia 18 tahun sebut, saja Bunga, Senin (1/10) kemarin dilaporkan menjadi korban pemerkosaan di Jalan Baru Pasar Youtefa. Hanya saja,  hingga Selasa (2/10) kemarin, Polisi masih terus melakukan penyelidikan terkait  kasus ini. Hal ini mengingat pelaku langsung melarikan dan korban kini tak sadarkan diri. Polisi belum bisa memastikan apakah kejadian ini ada tindakan pemerkosaan atau tidak.

  “Soal apakah betul diperkosa atau tidak, ini belum bisa kami sampaikan, nanti pihak dokter atau rumah sakit yang menjelaskan, jangan kami dari pihak kepolisian,” kata Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav Urbinas SIK melalui Kapolsek Abepura, AKP Dionisius Helan SIK siang kemarin.

  Dari kronologis yang disampaikan, kata Kapolsek, bermula pada Senin sekira pukul 19.00 WIT korban meminjam kunci gudang kepada saksi untuk salat Isya. Lalu setelah satu jam ada beberapa saksi merasa curiga, lantaran korban tak kunjung keluar dan tak kunjung melanjutkan kerja sehingga keduanya mencoba mengecek keberadaan korban.

  Setibanya di lokasi, ternyata lampu gudang padam dan meski dipanggil-panggil ternyata tak ada jawaban dari korban. Setelah itu, keduanya mencoba membuka pintu gudang dan melihat ada darah berceceran di lantai. Di situlah keduanya melihat korban dalam posisi tergeletak dan berlumuran darah.

  Saat itu juga kedua saksi langsung memanggil saksi lainnya dan korban langsung dilarikan ke RS Bhayangkara. “Setengah jam kemudian korban sudah di RS Bhayangkara  dan kasus ini langsung dilaporkan ke Polsek,” kata Kapolsek Helan.

  Namun dari kasus ini kembali ia menegaskan bahwa pelaku masih dalam penyelidikan dan belum terungkap. Korban juga belum bisa dimintai keterangan, karena mengalami luka serius di bagian telinga kiri. “Ada darah yang keluar dari hidung dan telinga, kami melihat ini akibat benturan. Jadi memang ada perbuatan penganiayaan berat terhadap korban,” imbuhnya. (ade/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *