Tidak Jalankan Tugas,  Gaji ASN Ditahan

Bupati Wilem Wandik (Gamel/Cepos)

Wilem Wandik

JAYAPURA- Bupati Puncak, Willem Wandik menegaskan, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak menjalankan tugas dengan baik, gajinya akan ditahan bahkan hingga pada pemecatan.

Ditegaskan, pada kepemimpinannya yang kedua kalinya ini, pihaknya akan lebih tegas lagi soal kedisiplinan ASN dalam proses penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan di Kabupaten Puncak.

“Saya akan buat fakta integritas soal kedisiplinan ASN. ASN tidak laksanakan tugas,  gajinya ditahan, ini juga sesuai aturan kepegawaian,” katanya di Jayapura, Sabtu, (29/9).

Bahkan menegaskan, jika ASN yang masih malas tahu dan tidak hadir dengan jangka waktu yang lama, maka dirinya tidak segan-segan untuk melakukan pemberhentian sesuai aturan yang berlaku.

“Tiga bulan tidak mauk kerja, kita pecat, jadi kita bisa lakukan itu, makanya ASN harus kerja serius,”paparnya.

Bahkan ia menilai selama ini, layanan pendidikan dan kesehatan kurang berjalan baik serta beberapa distrik karena banyak kepala distrik yang meninggalkan tempat tugas.

“Dinas Pendidikan dan Kesehatan banyak pegawai, tapi tidak ada pelayanan di tempat dan kepala distrik tidak kerja, ini saya akan ganti, banyak orang lain yang mau menjabat dan bekerja, untuk menghemat anggaran, distrik yang tidak jelas akan digabungkan, saya yang bikin distrik dan saya akan tarik lagi, karena akibat ini, banyak dana habis,”ungkapnya.

Untuk itu, bupati berharap adanya semangat kerja bersama untuk membangun Kabupaten Puncak agar dapat sama dengan kabupaten-kabupaten lain dalam hal pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan ekonomi kerakyatan. (oel/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *