Jangan Jual Miras di Kepulauan Yapen

Bupati Yapen, Tonny Tesar, S.Sos dalam kunjungan kerja di Kampung Mambo berfose bersama dengan masyarakat setempat. Bupati telah menandatangai surat edaran larangan peredaran Miras. Sinambela/Cepos

SERUI -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepualaun Yapen secara tegas menolak peredaran Miras di wilayah tersebut.

Kebijakan tersebut diperkuat melalui  surat edaran Bupati Kepulauan Yapen No 338/1146/SET tentang larangan produksi, penjualan dan pengedaran minuman beralkohol. Isi surat edaran Bupati tersebut meliputi tidak lagi mensuplay dan mendistribusikan kepada pengecer minuman beralkohol.

Kedua, tidak lagi menjual dan mengedarkan minuman beralkohol. Apabila tidak diindahkan ketentuan ini, maka akan dilakukan tindakan tegas dan pemberian sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sekadar diketahui, larangan tentang peredaran dan penjualan minuman beralkohol sudah disikapi tegas pemerintah setempat beberapa tahun yang lalu. Langkah pemerintah itu mendapat  dukungan dari lembaga keagamaan hingga masyarakat. Bahkan DPRD Yapen pernah menyikapinya dengan membentuk tim. Disamping itu, kesempatan kepada pengusaha minuman keras atau distributor untuk menghabiskan seluruh stok minumannya sudah diberi kesempatan.

Surat Edaran Bupati tersebut tertanggal 21 September 2018, meminta para pimpinan/distributor minuman beralkohol golongan A, B, C hingga pengecer dan penjual langsung minuman beralkohol golongan A, B, C supaya menghentikannya dari Kabupaten Kepulauan Yapen.

Bupati Tonny Tesar, S.Sos kepada Cenderawasih Pos mengaku, surat edaran tentang larangan Miras di Yapen sudah ditandatangani September lalu. (rin/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *