Tingkatkan Tiga Pilar Pendidikan

JAYAPURA- Staf Ahli Bidang Hubungan Pusat dan Daerah Kementerian Pendidikan Republik Indonesia, James Modouw, menjelaskan bahwa pendidikan sebenarnya berdiri di atas tiga pilar, yaitu pendidikan informal (keluarga), non formal (masyarakat umum), dan pendidikan formal (sekolah).

Ketiga pilar pendidikan ini harus terus ditingkatkan di Papua dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas kedepannya.

“Selama ini kita terjebak dalam satu paradigma di mana kita hanya memperhatikan pendidikan formal, padahal ketiga pilar pendidikan ini harus sama-sama berjalan,”ungkap James Modouw usai mengikuti jalan sehat di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Sabtu (29/9).

Modouw, mengungkapkan bahwa saat ini manusia dituntut harus mempunyai kecakapan sosial yang tinggi. Kecakapan sosial ini hanya dibentuk pertama-tama di dalam keluarga dan di masyarakat. Untuk membentuknya adalah bagaimana memberikan contoh atau teladan dalam pembiasan-pembiasan.

“Kecakapan sosial ini harus dibangun di dalam rumah melalui teladan yang baik dari orang tuanya, dari pemimpin dan tokoh-tokoh di lingkungannya serta proses-proses pembiasaan untuk hidup tertib, disiplin waktu, tidak mabuk-mabukan, jangan membuang kotoran sampah sembarangan, jaga kesehatan dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Selain itu, untuk pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pendidikan, saat ini posisinya hanya sebagai fasilitator, regulator, dan penjaminan mutu. Kementerian Pendidikan akan lebih banyak sebagai fasilitator, regulator, dan penjaminan mutu. (bet/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *