Meski Ditolak, Kabandara Tetap Lanjutkan Pemagaran

Kabag Ops Polres Merauke AKP Leonardus Yoga, SIK, ketika melakukan mediasi dengan pihak yang menolak lanjutan pemagaran bandara Mopah Merauke sebelum adanya penyelesaian tuntutan ganti rugi dari pihak yang menuntut tersebut, Rabu (26/9)

MERAUKE- Pihak Bandara Mopah Merauke akan terus berupaya melanjutkan penyelesaian pemagaran keliling yang sampai sekarang masih tersisa sekitar 280-300 meter.

Kami akan terus berupaya untuk memasang pagar keliling yang masih tersisa tersebut, kata Plt Kabandara Mopah Merauke Ceppy Triono, ketika ditemui Radar Merauke, di bandara Mopah Merauke, Sabtu (29/9).

Diketahui, pada rabu 26 September 2018 lalu rencana pemasangan pagar tersebut gagal dilakukan karena adanya penolakan dari pihak yang merasa memiliki tanah tersebut namun belum diselesaikan oleh pemerintah.

Ya, penolakan itu wajar. Wajar karena bagi setiap orang yang merasa berhak tapi belum diselesaikan pasti akan menolak.

Tapi kan dari sisi keselamatan dan keamamannya bahwa bagian sisi itu harus dipagar. Karena yang naik pesawat itu nanti kan saudara-saudara kita juga. Kita tidak inginkan sesuatu terjadi.

Karena itu kami dari pihak Bandara tetap berusaha semaksimal mungkin, kata Ceppy Triono. Apalagi jelas Ceppy Triono masih ada pembicaraan-pembicaraan antara pihak yang menuntut tersebut dengan pemerintah.

Ceppy Triono menjelaskan, bagian sisi bandara Mopah Merauke yang belum dipagar tersebut merupakan salah satu tempat yang mempunyai potensial kecelakaan cukup besar terutamna pesawat penumpang. Pergerakan barang-barang yang tidak dikenal bisa masuk landasan lewat sisi yang belum di pagar itu sehingga sangat membahayakan penerbangan.

Jadi bagian dari situ mempunyai kategori tingkat tinggi yang dapat membahayakan penerbangan, jelasnya.(ulo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *