TNI/Polri Harus Jaga Netralitas

Kapolda Papua Irjen Pol Martuani saat menyalami anak-anak dalam kunjungannya ke Kabupaten Keerom, Rabu (26/9).

KEEROM- Kapolda Papua, Irjen Pol Martuani Sormin meminta kepada seluruh elemen yakni KPU, Bawaslu,  elemen masyarakat, Polri dan TNI agar saling bekerja sama menciptakan Pileg dan Pilpres Tahun 2019 yang aman, damai dan sejuk.

Hal ini disampaikan Kapolda dalam kunjungan kerjanya  sekaligus meresmikan Gedung Parama Satwika dan Capel Oikoumene, Polres Keerom, Rabu (26/9).

Dikatakan, segala penyimpangan sudah ada alur dan peraturannya. Sehingga itu, saling mengawasi dalam pelaksanaannya. Keberhasilan Pemilu juga dapat terwujud apabila tidak ada money politik.

“Anggota Polri dan TNI untuk tetap jaga netralitas dalam pelaksanaan Pemilu, jangan mengganggu pelaksanaan proses Pemilu, tugas kita hanya mengamankan,”tegasnya.

Pimpinan Polri, TNI, dan pemerintah kata Martuani dapat memperhatikan anggota dalam pelaksanaan pengamanan dan pelaksanaan Pemilu. Dirinya,  berharap tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat harus menjadi pendingin di saat situasi Pemilu yang memanas.

“Termasuk jangan terprovokasi atau menjadi provokator terkait adanya berita atau infomrasi bohong atau hoax dan saya meminta untuk segera laporkan kepada kepolisian untuk klarifikasi apabila ditemukan pelanggaran yang nyata maupun di dalam media sosial,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Keerom Muhammad Markum  mengaku telah mengajak seluruh elemen terkait pelaksanaan Pileg dan Pilpres Tahun 2019 untuk bersama-sama mendukung terciptanya pelaksaan pesta demokrasi yang aman dan kondusif, khususnya di Kabupaten Keerom.

“Selama ini kami telah membangun komunikasi aktif dan akan terus kami lakukan dengan semua pihak, melakukan koordinasi yang baik dan saling membantu menjaga Kamtibmas di wilayah Kabupaten Keerom,” katanya.

Di tempat yang sama, Kapolres Keerom AKBP Muji Widi, S.Ik. MH mengatakan bahwa situasi Kamtibmas untuk wilayah hukum Polres Keerom aman dan kondusif. Polres Keerom juga melakukan komunikasi dengan stakeholder yang ada di Kabupaten Keerom untuk bersama-sama melakukan langkah-langkah dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. (fia/oel/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *