Pangdam Dikukuhkan Jadi Panglima Suku Besar Wilayah Mepago

Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI George E. Supit saat dikukuhkan menjadi Panglima Suku Besar Wilayah Mepago oleh Kepala Suku Besar Silo Karno, Doga Alex Doga Rabu (26/9) kemarin. (FOTO: Denny/ Cepos)

WAMENA–Pangdam XVII/ Cenderawasih, Mayjen TNI George E. Supit dikukuhkan menjadi Panglima Suku Besar di Wilayah Pegunungan Tengah Papua oleh Kepala Suku Besar Silo Karno, Doga Alex Doga, sekaligus melepaskan 90 hektar tanah yang akan digunakan untuk membangun brigade bersama dengan masyarakat.

Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI George E. Supit mengakui, saat ini dirinya telah diangkat menjadi Panglima Suku Besar Pegunungan Tengah Papua, dimana ini menjadi apresiasi dan kebanggaan bagi dirinya sebagai pimpinan Kodam XVII Cenderawasih, ini menunjukkan hubungan harmonis antara Kodam dengan masyarakat Pegunungan Tengah.

“ada 5 wilayah adat di Papua yakni Saireri , Animha Mepago,  Lapago dan Tabi, tentunya merupakan tempat pembinaan teritorial dari jajaran Kodam XVII/Cenderawasih,”ungkapnya usai dikukuhkan di Distrik Silo Karno Doga, Rabu (26/9).

Pangdam juga mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang tinggi bagi kepala suku dan petua adat yang ada di Pegunungan Tengah. TNI memiliki program kerja dalam pembinaan teritorial yang diharapkan oleh suku-suku pegunungan tengah harus berjalan dengan baik.

Ia memastikan, pembangunan yang dilakukan di Pegunungan Tengah Papua akan berjalan dengan baik seiring dengan program yang dicanangkan oleh pemerintah daerah, TNI/Polri hanya membantu menjaga keamanan dan ketertiban.

“Masyarakat di sini menghibahkan tanah kepada Kodam seluas 90 hektar yang nanti dimanfaatkan untuk membangun brigade, tentunya bersama dengan masyarakat,”bebernya.

Sementara itu, Kepala Suku besar Silo Karno Doga, Alex Doga mengakui, jika orang tuanya sebagai pelaku sejarah telah berjuang bersama dengan TNI sehingga masyarakat di Silo Karno Doga ingin bekerjasama dan bahu membahu bersama TNI untuk mensejahterakan masyarakat.(jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *