Osvaldo Lessa Dipercaya Tangani Persipura

Coach Osvaldo Lessa saat memimpin latihan di Stadion Mandala Jayapura, Rabu (26/9) pagi kemarin.(FOTO : Erik / Cepos)

JAYAPURA – Setelah ditinggal coach Amilton de Olivera sebagai kepala pelatih menjelang laga kontra tuan rumah Borneo FC. Maka untuk menyelesaikan putaran kedua Go-jek Liga 1 tahun 2018, managemen akan mengandalkan jasa Osvaldo Lessa untuk menangani Boaz cs sebagai pelatih kepala.

Osvaldo Lessa merupakan asisten coach Amilton. bukan kali pertama Lessa ditunjuk managemen sebagai pelatih kepala. Sebab sebelumnya hal yang sama juga pernah dilalui Lessa. Pada tahun 2015/2016, Lessa diangkat managemen menjadi kepala pelatih sepeninggal coach Jackzen F. Tiago.

“Ya, kita memakai Lessa hingga akhir musim. Dia (Lessa) juga bukan orang baru bagi Persipura, dia pernah juga menangani pemain. Lessa juga sudah mengerti karakter pemain,” ungkap Sekretaris Persipura Jayapura Rocky Bebena saat ditemui di Swissbel Hotel, Rabu (26/9) sore kemarin.

Mantan wartawan Cenderawasih Pos ini berharap ditangan dingin pelatih kebangsaan Brazil ini dapat mengembalikan performa tim. Khususnya mengangkat posisi Persipura saat ini.

Selain itu, Rocky juga berharap agar situasi didalam tim terus harmonis antara pemain dan pelatih. Sebab Persipura Jayapura butuh hasil maksimal agar bisa beranjak dari papan tengah menuju papan atas.

“Pelatih dan pemain harus kompak, harus bekerja profesional. Karena kita bekerja bukan untuk individu, tetapi kita bermain untuk masyarakat Papua,” terangnya.

Selain itu, untuk kelanjutan mengenai dengan posisi Lessa kedepan. Rocky pun memberikan garansi bagi pelatih usia 51 tahun ini untuk dipertahankan. “Kalau dia bisa memberikan yang terbaik buat tim, sudah pasti dia akan tetap menjadi pelatih kepala,” kata Rocky.

Untuk laga sisa pada putaran kedua, Persipura masih menyisahkan 11 laga. lima diantaranya akan dimainkan di luar Stadion Mandala, sementara laga sisa lainnya dimainkan di kandang.

Osvaldo Lessa tak sendirian, dirinya akan bersama coach Lydio Sousa dan coach Alan Haviluddin untuk menukangi Boaz cs kedepan.

Sementar itu, mengenai insiden berdarah di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) masih meniggalkan luka mendalam bagi Sepak Bola Tanah Air yang berujung dihentikannya Liga 1 oleh  Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan PSSI dua minggu terhitung sejak Selasa 25 September, pelatih kepala Persipura  Osvaldo Lessa mengaku jika tidak mempersoalkan mengenai dengan pemberhentian kompetisi Liga 1. Justru menganggap itu adalah kesempatan baginya selama ditunjuk sebagai kepalatih kepala.

“ Kita tetap ikuti saja keputusan dari PSSI, karena tentu ini akan baik buat semua tim,” ungkap Lessa kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Stadion Mandala Jayapura usai latihan, Rabu (26/9) pagi kemarin.

Kebijakan yang diambil oleh PSSI dianggap memberikan dirinya waktu untuk menyiapkan skuad sepeninggalan coach Amilton de Olivera menjelang laga menghadapi tuan rumah Borneo FC.

“Kita sekarang ada waktu panjang untuk latihan, ada dua minggu dan ini sangat penting buat saya. Kita latihan untuk persiapan, kita buat program kedepan agar tim lebih bagus,” terang Lessa.

Dikatakan Lessa, bahwa dirinya akan memanfaatkan waktu jeda ini sebaik-sebaiknya. Pasalnya, Persipura telah ditunggu dua partai besar, yakni Persipura akan bertamu mengehadapi Borneo FC yang kini dalam tren positif setelah dilaga sebelumnya berhasil mengalahkan tuan rumah Bhayangkara dengan skor 2-1. Kemudian kembali ke Mandala untuk menjamu sang pemuncak klasemen sementara Persib Bandung.

“Kita gunakan waktu sebaik mungkin, kita buat program latihan teknik dan taktik. Karena kita juga akan melawan tim-tim kuat kedepan,” terangnya.

Hingga pekan ke-23, Persipura masih menempati peringkat 8 dengan koleksi poin 33 angka. Terpaut 11 angka dari Persib Bandung sang pemuncak klasemen sementara. (eri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *