Pastikan Rastra Sampai ke Masyarakat

Denny/ Cepos
Wakil Bupati Jayawijaya Jhon R Banua saat menyerahkan Rastra secara simbolis kepada masyarakat Distrik Wolo, Rabu, (26/9).

WAMENA-Pemkab Jayawijaya memastikan jika pendistribusian Beras sejahtera (Rastra) di Tahun 2018 sampai kepada masyarakat penerima manfaat. Wakil Bupati Jayawijaya, John R Banua di sela-sela  mengawal pendistribusian Rastra ke Distrik Mugi dan Distrik Wollo mengakui, pendistribusian Rastra yang menggunakan empat truk itu dilakukan ke dua disrtik yang berada di kawasan perbatasan antar Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Mamberamo Tengah.

  “Kita ingin benar-benar Rastra ini menyentuh langsung masyarkat, makanya kita antar. Jadi benar-benar masyarakat langsung rasakan bantuan dari presiden kepada masyarakat melalui dinas sosial ini,”ungkapnya Rabu (25/9) kemarin.

Menurut dia, pemerintah yang mengantar Rastra langsung ke distrik sebab jika dilakukan oleh pihak lain maka kemungkinan separuh dari beras milik warga itu tidak sampai di tempat tujuan, ini yang coba dihindari pemerintah dengan melakukan pengawasan langsung di lapangan.

  “Beras di Jayawijaya sangat sulit, jadi jangan sampai tidak sampai ke masyarakat, makanya kami ingin agar bantuan presiden ini sampai kepada rakyat,”ungkapnya.

Ia memastikan pendistribusian Rastra ke 40 distrik di Jayawijaya akan dikawal ketat oleh pemerintah sehingga tidak terjadi pengurangan jumlah dari kuota yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Sosial RI.

Sekretaris Dinas Sosial Jayawijaya, Daulat Martuaraja mengakui, Rastra didistribusikan sesuai kuota yang ada, karena distrik ini berdekatan sehingga pendistribusiannya langsung untuk dua distrik. Pihaknya mengharapkan, selain pendistribusian beras, juga mengutamakan pendataan, validasi data warga, karena selama ini tidak pernah melakukan validasi data di tingkat distrik atau kampung.

Berdasarkan pantauan di lapangan, warga di dua distrik sangat antusias menerima bantuan Rastra bahkan dari lokasi pendistribusian, warga rela memikul jatah mereka dan berjalan kaki lebih dari lima kilo meter menuju permukimannya.(jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *