Stok Beras Stabil Hingga Akhir Tahun

Sejumlah pedagang di Jayawijaya saat datang membeli beras medium ke Gudang Bulog Wamena dalam program Operasi Pasar Murah, Sabtu, (22/9).

WAMENA–Kantor Seksi Logistik Bulog (Kansilog) Wamena memastikan persediaan beras Bulog untuk wilayah Pegunungan Tengah Papua stabil untuk beberapa bulan ke depan, terutama dalam menjelang hari besar keagamaan seperti hari Natal 2018 nanti.

Pelaksana Harian Seksi Logistik Bulog Wamena, Faturrahman Busman mengungkapkan, stok beras Bulog hingga akhir tahun masih mencukupi.

“Untuk satu bulan jumlah pasokan 3000 ton dan jumlah penampungan Bulog di tiga gudang yakni Gudang Muai sekitar 200 ton dan 100 ton di dua gudang lainnya,”ungkapnya saat ditemui di Kantor Bulog, Jumat (21/9).

Menurutnya, setiap hari beras diangkut dengan  pesawat mencapai 100 ton, belum ada pengurangan pengangkutan sampai saat ini.

“Untuk operasi pasar ke setiap distrik langsung dari Disperindag karena distributornya dari koperasi Disperindag, mekanismenya koperasi setor uang dulu baru diserahkan berasnya,”jelasnya.

Bulog juga memastikan, telah melakukan pemantauan di kios-kios yang pedagang eceran, di mana harga beras mulai menurun sebab dipengaruhi dengan harga pasaran beras medium yang dijual  Rp 11 ribu per Kg, sebelumnya harga eceran Rp  23 ribu per Kg dan sekarang turun  menjadi Rp 20 ribu per Kg.

“Efek dari operasi pasar tersebut sudah mulai kelihatan.  Harga beras medium yang berlaku sesuai kesepakatan sebelumnya yakni Rp 11 ribu per Kg,”bebernya.

Bulog juga memberikan warning kepada penjual eceran beras medium yang telah ditunjuk pemerintah daerah untuk tidak menjual beras tersebut  di atas harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah, sebab akan menyusahkan masyarakat.

“Kalau ada yang menjual dengan harga yang tidak sesuai maka  kami tindak melalui evalusi dengan Disperindag, apakah dihentikan sebagai penyalur atau diberikan sanksi, “tegasnya.(jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *