Layani Enam Kabupaten, Dukcapil Jayawijaya Kewalahan

Masyarakat dari 6 kabupaten di Pegunungan Tengah Papua saat memadati Gedung Otonom Wenehule Hubi Wamena untuk melakukan perekaman E-KTP, Jumat, (21/9).(FOTO : Denny/ Cepos)

WAMENA–Program Gerakan Indonesia  Sadar Administrasi Kependudukan (GISAK) akan berakhir hari ini, Sabtu (22/9). Untuk melayani masyarakat dari 6 kabupaten di Pegunungan Tengah Papua, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jayawijaya mengaku kewalahan karena hanya mereka yang bertugas untuk melayani masyarakat dari kabupaten lainnya.

Kepala Dukcapil Jayawijaya, Didrex Aronggear mengaku, selama perekaman E-KTP sejak Senin (17/9) hingga hari ke lima, pihaknya sangat kewalahan.

“Kami punya staf hanya enam orang, empat melayani di Dinas Otonom dan dua di kantor, sehingga pelayanan setiap hari bisa sampai jam 9-11 malam,”ungkapnya saat ditemui di Kantor Otonom Wamena, Jumat (21/9).

Menurutnya, hingga kini baru sekitar 1800-an masyarakat yang sudah lakukan perekaman. Padahal petugas yang ada telah dibagi, di kantor dinas untuk urus surat pindah dan jika ada kesalahan-kesalahan, sedangkan di Gedung Otonom untuk pencetakan E-KTP.

“Bagi masyarakat yang ingin perekaman E-KTP di Dinas Otonom harus masukkan formulir F1 01, lalu kami masukkan di Kantor Dinas Dukcapil dan kembali ke Gedung Otonom untuk perekaman,”jelasnya .

Hal itu yang membuat staf yang ada kewalahan , di mana formulir F1 01 yang disampaikan masyarakat tidak dapat diketik langsung karena hanya satu orang yang ditugaskan. Akibatnya, banyak masyarakat yang cek ke Gedung Otonom dan selanjutnya ke Kantor Dinas Dukcapil.(jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *