Pemkab Belum Terima Formasi CPNS Dari Kemenpan-RB

Kepala BKPSDM Kabupaten Jayapura, Alex Rumbobiar. (FOTO : Yewen/Cepos)

SENTANI- Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSD) Kabupaten Jayapura, Alex Rumbobiar, mengatakan bahwa pihaknya sampai hari ini (kemarin-red) belum menerima formasi mengenai kuota calon pegawai negeri sipil (CPNS) secara resmi oleh Kementerian Pendayagunaan Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia.

“Untuk formasi CPNS di Papua, kita sampai hari ini belum menerimanya. Dan dari informasi yang kita terima dalam 2-3 hari kedepan kita sudah bisa terima formasi dari Kemenpan-RB,” ujarnya saat memberikan keterangan pers di ruang kerjanya, Rabu (19/9) kemarin.

Oleh karena itu, kata Alex pihaknya dari kepala BKPSDM atau BKD di seluruh Provinsi Papua sedang menunggu formasi tersebut. Sehingga jika formasi ini sudah diterima, maka hal ini akan menjadi dasar untuk dilaporkan kepada gubernur dan bupati.

“Sehingga ada rencana pak gubernur akan mengumpulkan semua kepala daerah, baik bupati maupun walikota untuk kita akan diskusi ini secara khusus dalam membuat satu kebijakan yang sesuai dengan UU Nomor 21 tahun 2001 dan satu peraturan daerah (perda) tentang penetapan presentase 70% dan 30% dalam sistem perekrutan CPNS di Papua,” katanya.

Alex menyatakan untuk formasi di Kabupaten Jayapura sudah ditetapkan sesuai kebutuhan dengan jumlah kurang lebih 600 formasi, cuma pihaknya masih menunggu formasi yang diajukan ke Kemenpan-RB ini diserahkan secara resmi kembali kepada Pemda Jayapura untuk dijadikan acuan perekrutan CPNS di Kabupaten Jayapura.

“Mudah-mudahan dalam waktu 2-3 hari kedepan sudah diserahkan, sehingga bisa dilaporkan kepada bupati sambil kita menunggu ada rencana gubernur akan mengundang seluruh bupati dan walikota di Provinsi Papua untuk kita bahas terkait regulasi ini,” ujarnya.

“Khusus untuk Papua sampai hari ini kita belum membuka penerimaan CPNS, tapi tidak dibatalkan dan pasti akan dilakukan penerimaan CPNS, tetapi jadwalnya tidak sesuai dengan jadwal yang dikeluarkan oleh Kemenpan-RB,” pungkasnya. (bet/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *