Lagi Sesosok Mayat Ditemukan Membusuk

Sesosok mayat laki-laki bernama Bernat Matuan dalam kondisi sudah membusuk, ketika di masukan ke dalam kantong jenazah di Jalan Makendang Distrik Sentani, Minggu (16/9) kemarin malam.(FOTO : Humas Polres Jayapura For Cepos)

SENTANI– Lagi, sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki bernama Bernat Matuan (60) di temukan dalam kondisi sudah membusuk di dalam kamar tidur di jalan Makendang RT 02 Distrik Sentani Minggu (16/9) kemarin.

Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya telah menemukan sesosok mayat di dalam kamar tidur di jalan Makendang Sentani.

Menurut Victor, dari keterangan saksi satu menjelaskan bahwa sekitar pukul 20.40 wit di panggil oleh saksi dua untuk mengecek ke dalam rumah korban karena masyarakat curiga dengan adanya bau busuk yang berasal dari dalam rumah korban. Setelah saksi satu dan saksi dua mengecek ke dalam rumah, maka ditemukan korban dalam keadaan sudah tidak bernyawa atau sudah meninggal dunia.

“Dari keterangan saksi memang di curigai ada bau busuk dari rumah korban. Setelah di cek teryata korban sudah meninggal dan kondisinya sudah membusuk terbaring di atas kasur,” jelasnya.

Victor, menyatakan pihaknya telah melakukan olah TKP dan memasang police line serta mengambil keterangan dari saksi-saksi di lapangan, terutama para saksi yang telah menemukan korban dalam kondisi sudah meninggal dunia (MD).

“Kami belum ketahui penyebab kematian dari korban dan saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh tim identifikasi dari Polres Jayapura. Korban sendiri telah di bawah ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum,” ujarnya.

Namun demikian, dari keterangan saksi yang diperoleh bahwa korban selama ini tinggal sendiri dan sering sakit-sakitan. Korban juga diduga menderita gangguan kejiwaan, setelah di tinggal oleh istri dan anaknya. “Korban juga sudah pernah mencoba melakukan bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perutnya, namun hal tersebut dapat diselamatkan oleh warga sekitar,” pungkasnya. (bet/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *