Tolak Pembangunan Polres

Perwakilan Mahasiswa Independen Somatoa Intan Jaya saat memberikan keterangan pers di Jayapura, Sabtu, (15/9). (FOTO : Noel/Cepos)

JAYAPURA-Mahasiswa asal Kabupaten Intan Jaya menilai, rencana pembangunan Polres Intan Jaya tidak tepat, karena tidak sesuai dengan syarat dibangunnya sebuah Polres.Selain itu, didasari adanya sejumlah kasus yang menurut mereka ada keterblibatan aparat yang membuat warga trauma dan merugikan masyarakat.

“Generasi muda, masyarakat sudah jadi korban dengan berbagai tindakan aparat, kami tolak terkait rencana pembangunan Polres, kami butuh pembangunan bukan Polres,” ujar Ketua Mahasiswa Independen Somatoa Intan Jaya, Deselinu Sani di Jayapura, Sabtu, (15/9).

Menurutnya, pembangunan Polres itu harus ada kesepakatan dari masyarakat di mana sesuai UU pasal 4 Tahun 2014 Nomor 7 pasal 5 dikatakan pembangunan Polres harus  sesuai tuntutan dan kebutuhan masyarakat.

“Sekali lagi kami tolak, kami butuh pembangunan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan,”bebernya.

Penasehat Mahasiswa Intan Jaya, Adolpius Sondegau mengungkapkan, pembangunan Polres bukan langkah yang tepat, karena kehadiran Polres hanya menambah masalah di masyarakat yang masih trauma dengan tindakan aparat.

Sekretaris I, Kalismus Bagau mengaakan, sajauh ini roda pemerintahan dan ekonomi tidak berjalan baik, karena itu, Pemkab harus fokus pada pembangunan.

“Selama 3 tahun ada peristiwa yang terjadi karena hadirnya dua Polsek, jika mereka membangun Polres maka akan membangun bibit masalah,”tandasnya.

Ia berharap, Pemkab harus melihat apa yang diinginkan masyarakat bukan apa yang diinginkan Pemkab Intan Jaya.(oel/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *