Rekomendasi DPP Pusat untuk Dua Nama Cawabup Keerom Sudah Sah

Wakil Ketua DPD Golkar Keerom, Dominika Tafor SH (kanan) dan Sekertaris Umun DPD Golkar Keerom Muchtiali Sinay saat menunjukkan surat  rekomendasi DPP Pusat untuk dua nama calon Bupati Keerom di Jayapura, Kamis, (13/9).

JAYAPURA-Rekomendasi DPP Pusat Partai Golkar untuk dua nama calon Wakil Bupati(Cawabup) Keerom yakni Herman Yoku dan Piter Gusbager suda sah dan sudah sesuai Angaran Dasar Rumah Tangga (ADRT).

Hal ini ditegaskan Wakil Ketua DPD Golkar Keerom Dominika Tafor SH. Ditegaskan, sejauh ini tidak ada surat dari DPP Pusat untuk membatalkan dua nama calon Wakil Bupati Keerom tersebut.

“Sampai saat ini belum ada yang membatalkan rekomendasi ini,  siapapun harus menghargai surat rekomendasi ini,” tegasnya sambil menjukkan surat DPP untuk dua nama tersebut di Rumah Kopi Kotaraja, Kamis, (13/9).

Dia juga minta jangan ada mengatasnamakan kepala suku karena ini menyangkut partai, bukan soal adat.

“Tidak ada surat DPP untuk membatalkan dua nama tersebut, kami DPD Golkar Keerom telah menindaklanjuti dua nama tersebut cuma Ketua DPD II sementara  ikut ibadah haji dan dalam minggu ini beliau sudah kembali dan selanjutnya akan diserahkan ke DPRD Keerom untuk ditetapkan salah satu dari dua nama itu,”paparnya.

Ia yang juga sebagai anak adat meminta Bapak Longinus selaku dewan pembina Golkar datang dan berbicara masalah rekomendasi di rumah Partai Golkar bukan di luar.

“Mari bicara di dalam Golkar, jangan bicara – bicara diluar,”ajaknya.

Dirinya kembali menegaskan bahwa kedua nama tersebut sudah final karena ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar, Erlangga Hartanto.

Sementara itu, Sekertaris Umun DPD Golkar Keerom, Muchtiali Sinay menegaskan, dua nama yang direkomendasikan DPP hingga saat ini sah karena belum ada pembatalan bahwa rekomendasi itu tidak benar.

“Kita akan tindaklanjuti sambil menunggu ketua DPD, bukan Golkar mau perlambat,” ujarnya.

Ia menambahkan,  untuk soal ADRT, mekanismenya sudah jelas dan siapapun silahkan ajukan keberatanya ke partai disertai barang bukti.

“Golkar punya data sudah jelas, maka jangan asal bicara,”tegasnya.

Ia berharap pengurus Golkar harus menghargai keputusan DPP karena ini perintah partai yang harus dijalankan.

Sekadar diketahui, sebelumnya Dewan Penasihat Golkar Keerom, Longinus Fatagur S.Sos mengungkapkan, penetapan dua nama dalam rekomendasi DPP tidak sesuai ADRT dan perlu diperjelas keabsahannya. (oel/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *