Kepala Dinas PUPR Diminta Tidak Bekerja Sendiri

Asisten Bidang Pemerintahan Papua, Doren Wakerkwa menyaksikan penandatanganan serah terima jabatan Kepala Dinas PUPR, Jumat (14/9). (FOTO: Hans Cepos)

JAYAPURA- Jabatan Kepala Dinas  Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Papua akhirnya secara resmi diserahterimakan dari pejabat lama Djuli Mambaya ke pejabat baru Girius One Yoman di Gedung Serbaguna Dinas PUPR, Jumat (14/9).

Asisten Bidang Pemerintahan Papua, Doren Wakerkwa meminta Kepala Dinas PUPR yang baru untuk tidak bekerja sendiri, tetapi harus merangkul staf agar apa yang dikerjakan bisa berjalan maksimal.

“Jika ada kendala silakan koordinasikan dengan pimpinan tertinggi di Provinsi Papua, sehingga bisa dicarikan solusi yang baik,sehingga program-program yang dijalankan di Dinas PUPR Papua bisa berjalan maksimal,”ungkap Doren usai acara serah terima jabatan Kepala Dinas PUPR yang berlangsung di Aula Dinas PUPR Dok IV Jayapura, Jumat (14/9).

Selain itu Doren meminta semua untuk memperhatikan aturan yang ada, terutama dalam tata pengelolaan pemerintah di Dinas PUPR yang maksimal, sehingga program dan kegiatan yang dikerjakan tetap pada prosedur atau aturan yang berlaku. Jangan sampai menimbulkan masalah.

Pada kesempatan ini Doren juga menyampaikan terimakasih kepada kepala Dinas PUPR yang lama, Djuli Mambaya karena telah melaksanakan pekerjaan teknis secara baik selama ini

Sementara itu ditempat terpisah Mantan Kepala Dinas PUPR,Djuli Mambaya, menyampaikan permintaan maaf pejabat baru yakini Kepala Dinas PUPR yang baru karena tidak bisa menghadiri prosesi pelantikan yang berlangsung pada Rabu (29/8) lalu, dikarenakan mengikuti Diklat kepemimpinan dan pada  hari itu juga dirinya menjalani pemeriksaan di Tipikor terkait kasus pembangunan Terminal Nabire, sehingga tidak bisa menghadiri pelantikan.

  “Apa yang kita alami saat ini merupakan puncak satu kebersamaan, kalau ada sedikit hal yang baik yang saya tinggalkan silahkan di kembangkan dan ambil hikmahnya. Namun apabila selama ini ada kesalahan yang saya buat dan tidak berkenan, dengan kerendahan hati saya mohon maaf,”pinta Djuli.(ans/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *