Diserahkan ke Jaksa, Ditahan 20 Hari Kedepan

Kedua tersangka  TSA dan SB  diserakan ke Kejaksaan Negeri Jayapura untuk proses tahap II, Jumat (14/9). (FOTO : Elfira/Cepos)

2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Pemkab Mamberamo Raya

JAYAPURA- Dua tersangka mantan pegawai salah satu bank di Papua dengan inisial TSA dan SB, terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi di Mamberamo Raya ( Mamra) yang merugikan Negara sebanyak Rp 119,2 M Jumat (14/9) kemarin diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jayapura.

Penyerahan dua tersangka beserta barang bukti oleh Penyidik Direktorat Kriminal Khusus Polda Papua di KejaksaanNegeri Jayapura sendiri, TSA dan SB didampingi kuasa hukumnya.

Penasehat Hukum terdakwa, Rubinar Paggabean menyebutkan kasus yang menimpa kliennya itu merupakan proses lanjutan dari perkara mantan Bupati Biak dengan inisial TO pada saat yang bersangkutan menjabat sebagai Kepala Badan Keuangan di Mamberamo Raya.

“Dalam kasus tersebut, TO sudah diputuskan di Pengadilan Negeri Jayapura. Sekarang perkara dua klien saya baru dilimpahkan,” ucap Rubinar kepada wartawan.

  Dengan penyerahan tersebut, ia menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak Kejaksaan untuk melanjutkan proses adiministrasi yang kemudian dilanjutkan  ke Pengadilan Negeri Jayapura.

Dikatakan, dalam kasus ini. kliennya sebatas membantu proses pencairan dana berdasarkan permintaan daripada Kepala Badan Keuangan Mamberamo Raya yang saat itu dijabat TO.

“Biarkan pengadilan yang mengatakan dan memutuskan apakah mereka bersalah atau tidak, karena kami tetap berpegang pada asas praduga tak bersalah,” ungkapnya.

   Sementara itu, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Jayapura, Arsito Djohar mengatakan dalam tahapan II sendiri ada prosedurnya. Dimana setelah pihaknya menerima tersangka, melakukan pemeriksaan baik pemeriksaan tersangka ataupun barang bukti.

Dikatakan, jika pada pemeriksaan BB dan tersangka sudah lengkap. Maka Kejaksaan menerima itu dan melanjutkan prosesnya.

“Terhitung hari ini, Jumat (14/9) yang bersangkutan ditahan hingga 20 hari kedepan di Lembaga Pemasyarakat Kelas IIA Abepura sembari menunggu administrasi untuk kelengkapan pelimpahan ke Pengadilan untuk disidangkan,” tegasnya. (fia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *