Perempuan Kingmi Papua Harus Bisa Bersaing di Segala Bidang

 Ketua Sinode Gereja Kingmi di Tanah Papua, Dr. Benny Giay saat membuka rapat koordinasi dan evaluasi Departemen Pelayanan Perempuan Sinode Kingmi Papua di Gedung Ukumearek Asso, Wamena, Rabu, (12/9). (FOTO : Denny/ Cepos)

WAMENA–Rapat koordinasi dan evaluasi Departemen Pelayanan Perempuan Sinode Kingmi Papua di Gedung Ukumearek Asso Wamena, Rabu (12/9), bertujuan untuk mendorong adanya perubahan dan peningkatan dalam segala bidang pelayanan, baik di lingkungan gereja, pemerintah dan masyarakat.

Ketua Departemen Pelayanan Perempuan Sinode Kingmi di Tanah Papua dan Papua Barat, Pdt. Ruth M Adi, Bre, SMG dalam utusan departemen perempuan mengatakan, Rapat Koordinasi dan Evaluasi Departemen Pelayanan Perempuan Sinode Kingmi Papua diharapkan dapat bermanfaat dan membawa makna yang baik bagu kalangan ibu-ibu Kingmi, untuk nantinya dapat saling kenal dan bisa duduk bersama membicarakan program yang akan dilakukan dan yang sedang dikerjakan.

“ Dalam pertemuan ini, bisa dibicarakan mengenai program-program yang positif yang membawa perubahan dan kemajuan peningkatan pelayanan sesuai kebutuhan daerah masing-masing,”ungkapnya.

Pdt Ruth juga mengajak semua mama-mama Kingmi yang hadir dalam kegiatan ini agar tetap setia dan selalu mengikuti ajaran Tuhan dan selalu melayani dengan setia dan rendah hati dengan tetap membaca tanda-tanda zaman yang sedang terjadi, dapat mempertahankan keutuhan keluarga dan melayani suami dan anak-anak.

“Kepada seluruh perempuan Kingmi untuk tetap menjadi perempuan pembawa pesan damai terutama dalam melakukan pelayanan serta harus menjadi perempuan yang kuat dan mampu bersaing dalam segala bidang yang ada di Papua dan Indonesia secara umum,”jelasnya.

Sementara itu, Ketua Sinode Gereja Kingmi di Tanah Papua, Pdt. Dr. Benny Giay, P.hD  berharap, rapat koordinasi dan evaluasi Departemen Pelayanan Perempuan Sinode Kingmi Papua yang dilaksankan selama tiga hari dari 12 sampai 15 September 2018 di Kabupaten Jayawijaya dapat berjalan dengan baik.

“Sudah saatnya perempuan tidak hanya diam dan menjadi penonton serta menjadi hamba bagi laki-laki,  perempuan juga punya andil dan berperan penting dalam segala bidang yang ada di Papua dan juga di Indonesia,”tegasnya.

Ia berharap, dalam moment HUT ke-70 DPP Kingmi Papua, perempuan Kingmi menjadi lebih dewasa dan sanggup bersaing positif dalam tantangan kemajuan saat ini. Dirinya juga berharap kepada perempuan Kingmi yang ikut terlibat langung dalam rapat koordinasi dan evaluasi Departemen Pelayanan Perempuan Sinode Kingmi Papua agar dapat mengikuti kegiatan yang dilaksankan selama tiga hari dengan baik dan memahami apa yang disampaikan.

Sementara itu, Ketua Panitia Rapat Koordinasi dan Evaluasi Departemen Pelayanan Perempuan Sinode Kingmi Papua, Naomi Hisage  menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh perwakilan perempuan Kingmi yang berjumlah 150 orang.

“Dasar pelaksanaannya sendiri berdasarkan anggaran dasar Gereja Kingmi Papua di Tanah Papua tentang pelaksanaan kegiatan gerejani dan program kerja Departemen Pelayanan Perempuan Sinode Kingmi Papua Nomor 102/BPS/Kingmi/VI/2016 tanggal 19 Juli 2016,”pungkasnya. (jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *