Baseball dan Softball Papua Mantapkan Persiapan

Asisten Pelatih Softball dan baseball Papua, Edwin saat memberikan latihan kepada para pemainnya dalam latihan rutin di lapangan Softball dan Baseball di Otonom, Kotaraja, Sabtu (8/9) pagi. (FOTO: Erik / Cepos)

JAYAPURA – Tidak ingin dipermalukan didepan pendukungknya, cabang olahraga Baseball dan Softball Papua terus melakukan latihan intens demi menyiapkan atlet yang potensial untuk bisa menorehkan prestasi pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX tahun 2020 mendatang.

Tak tangung-tangung, dibawah asuhan pelatih kepala asal Filipina Ulysses Mejia dan asisten pelatih Edwin Mercado memberikan porsi latihan 6 kali dalam satu minggu. Terkadang latihan pun diberikan baik pagi dan sore.

Ditangan dingin pelatih Ulysses Meija serta asisten pelatih Edwin Mercado yang membawa juara tim Softball putra Sulawesi Utara pada PON XIX Jawa Barat lalu diyakini dapat memberikan prestasi bagi Baseball dan Softball Papua pada ajang olahraga empat tahunan tersebut.

“Kami terus terus melakukan persiapan, latihan dari hari senin-sabtu, terkadang pagi dan sore,” ungkap pelatih kepala, Ulysses Mejia didampingi asisten pelatih Edwin Mercado kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di lapangan Baseball dan Softball Otonom, Sabtu (8/9) pagi.

Dikatakan Ulysses bahwa dirinya optimis dengan memiliki beberapa pemain Nasional termasud dua pemain yang memperkuat Timnas Softball Indonesia Asian Games bisa memberikan medali emas bagi kontingen Papua dalam ajang PON nantinya.

Selain memiliki Agustina Diadiaway dan Adelaide Waromi yang bermain di Asian Games, Softball Papua juga memiliki dua nama yang akan kembali memperkuat Softball Indonesia dalam ajang Sea Games mendatang. Tak sampai disitu, 3 pemain Softball Papua, Dian Sari Marthin, Barbakina Rolandny Bless dan Fernanda Revalin Tulak juga sempat membawa redbull Surabaya keluar sebagai juara pada kejurnas softball U-19 Slugger Cup 2018 di Bandung.

Tentu dengan materi pemain yang dimiliki oleh tim Baseball dan Softball Papua, secara khusus tim putri Softball diharapkan dapat memberikan medali emas bagi Papua.

Selain itu, Ulysses juga mengatakan bahwa kesiapan timnya selama mengikuti latihan sejauh ini sangat didukung penuh dari Ketua Umum Baseball dan Softball Papua Yan Ormuseray.

Sebelum PON XX, dikatkan Ulysses bahwa untuk mengukur kekuatannya selama mengikuti latihan sejauh ini. Softball putri dan putra Papua juga akan mengikuti Kejurnas Softball U-19 Kendari pada 22 September mendatang.

“Kita akan lihat kekuatan kita di Kejurnas sebelum PON, karena kita akan melihat pemain-pemain muda. Karena nanti di PON batas usia yang digunakan untuk softball 23 tahun, beda dengan Baseball tanpa batas usia,” kata Ulysses.

Ditempat yang sama, Ketua Umum Baseball dan Softball Papua, Yan Ormuseray mengatakan untuk PON mendatang cabang olahraga Softbal dan Baseball Papua akan menargetkan 2 medali emas dari 3 nomor yang dipertaningankan.

“Dibawah asuhan dua pelatih asla Pilifina, dengan latihan intens dan kita optimis bisa meraih dua medali emas. Jika PON lalu kita bisa meraih satu medali perak jadi sebagai tuan rumah kita harus meraih medali emas,” jelas Yan Ormuserai.

Sesuai dengan komitmen ketua KONI Papua yang juga merupakan Gubernur Papua Lukas Enembe dan Wakil KONI yang juga merupakan Wakil Gubernur Klemen Tinal yang dimana meminta cabor untuk konsisten dalam menyukseskan prestasi. Oleh karena itu, Yan Ormuserai terus melakukan pembinaan untuk sukseskan prestasi.

“Selain sukses penyelenggaran kita juga harus sukses pretasi, dari itu tim Baseball dan Softball terus berbenah diri. Termaksud Softball Papua juga akan mengikuti Kerjurnas Softball di Kendari mendatang untuk mantapkan persiapan,” terang Yan Ormuserai

Tak tanggung-tanggung, untuk meraih prestasi pada PON pun. Yan Ormuserai mengagendakan akan melakukan TC jangka panjang di Filipina. (eri/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *