Bank Papua Berdayakan Pengusaha Mikro Kecil Melalui CSR

Penyerahan bantuan CSR berupa bangunan pondok es kelapa di Skyland Jayapura oleh Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano didampingi Dirut Bank Papua F.Zendrato kepada pennjual es kelapa muda di Skyland Jayapura, Jumat (7/9) kemarin. (FOTO : Yohana/Cepos)

JAYAPURA – Guna memberdayakan pengusaha mikro kecil Papua dalam meningkatkan usahanya, Bank Papua melalui program CSR (Corporate Social Responsibility) membangun 3 unit pondok es kelapa di Skyland untuk pengusaha mikro Papua, dengan total anggaran Rp 300 juta.

Direktur Utama Bank Papua, F.Zendrato mengatakan, kegiatan CSR pembangunan pondok es kelapa ini merupakan salah satu upaya Bank Papua memberdayakan pengusaha-pengusaha mikro yang pada akhirnya nanti dapat menjadi pengusaha-pengusaha yang handal dan nantinya secara tidak langsung akan membantu Bank Papua dalam menjalankan bisnisnya.

“Bukan hanya pondok saja yang kami berikan, jika ke depan mama-mama yang berjualan es kelapa ini membutuhkan modal kerja untuk beli kelapa, kopi maupun kebutuhan usaha lain, kami siap membantu. Kami harap apa yang kami berikan ini bisa mendorong dan motivasi pengusaha mikro di Kota Jayapura dalam mengembangkan usaha,” ungkap Zendrato kepada Cenderawasih Pos, Jumat (7/9) kemarin.

Dirinya juga mengajak pengusaha mikro kecil dalam menjual kopi, sebaiknya menjual kopi Papua karena Kopi Papua saat ini sedang menjadi ikon Papua yang tengah dipromosikan pemerintah dan perbankan.

Sementara itu, Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano mengatakan, atas nama masyarakat Papua khususnya di Kota Jayapura yang merupakan nasabah mayoritas Bank Papua,  sangat mengapresi upaya Bank Papua dalam menyalurkan bantun CSR berupa pembangunan pondok es kelapa untuk meningkatkan perekonomin masyarakat Papua.

Dirinya juga berpesan kepada para penjual bahwa dalam menjalankan usahanya harus mengutamakan Tuhan dalam segala hal. Yaitu setiap Minggu usaha tersebut harus tutup karena sudah ada Perda yang mengatur, sehingga diharapkan para penjual maupun pengusaha dan semua masyarakat yang ada tinggal di Kota Jayapura diwajibkan mengikuti aturan yang  telah ditetapkan.

“Saya minta bukan Bank Papua saja, perbankan lainnya maupun Telkom, Pertamina dan perusahaan lainnya  juga bisa turut berpartisipasi membangun pondok-pondok penjualan es kelapa di Skyland agar lebih serasi dan  lebih indah,’’terangnya. (ana/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *