69 Napi Narkotika Ikut Tes Urine, 6 Positif Sabu dan Ganja

BNN Kabupaten Jayapura, ketika melakukan tes urine terhadap para narapidana atau warga binaan di Lapas Narkotika Kelas II Jayapura di Doyo Baru, Kamis (6/9) kemarin. (FOTO : BNNK For Cepos)

SENTANI- 69 narapidana di Lapas Kelas II A Jayapura di Doyo Baru  ikut tes urine yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Jayapura. Dari 69 narapidana yang tes urine 2 orang dinyatakan positif menggunakan narkoba jenis sabu dan 4 orang lainnya dinyatakan positif gunakan narkoba jenis ganja. Tes urine ini dilaksanakan di Lapas Narkotika Doyo Baru, Kamis (6/9) kemarin.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Jayapura, Arianto melalui Kepala Seksi Rehabilitasi BNN Kabupaten Jayapura, Yulius Panggau, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa dari 69 narapidana yang mengikuti tes urine 6 orang dinyatakan positif menggunakan narkoba.

“Jadi dari tes urine yang kami lakukan ada 6 orang positif gunakan narkoba, yaitu 2 orang positif gunakan narkoba jenis sabu dan 4 orang positif gunakan narkoba jenis ganja,” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Jumat (7/9).

Menurut Yulius, tes urine yang dilaksanakan oleh pihaknya dari BNN Kabupaten Jayapura merupakan permintaan dari Lapas Narkotika kelas II Jayapura untuk melakukan tes urine terhadap para narapidana yang akan mengikuti cuti bersyarat, bebas bersyarat, dan cuti menjelang bebas.

“Tes urine yang kami lakukan ini merupakan permintaan dari Kalapas Narkotika dan jika dihitung sudah kurang lebih 4 kali kami melakukan tes urine terhadap warga binaan di Lapas Narkotika Doyo Baru,” ucapnya.

Yulius berharap kepada para narapidana atau warga binaan di Lapas Narkotika Doyo baru untuk menjauhkan diri dari bahaya narkoba dan untuk pihak Lapas agar dapat memperketat penjagaan dan pengamanan, sehingga jangan sampai terjadi peredaran narkoba di dalam Lapas Narkotika.

“Kita harapkan kepada warga binaan agar jangan sampai menggunakan narkoba lagi dan kita juga berharap jangan sampai ada peredaran narkoba di dalam Lapas,” harapnya. (bet/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *