Rehap Gereja GIDI Jemaat Kumbur Tolikara Gelar Acara Sumbangan Sukarela

Jemaat GIDI Kumbur sedang membangikan makanan masakan bakar batu panen raya jagung dalam rangka sumbagan sukarela dana untuk merehab Gereja GIDI Kumbur di kumbur, Kamis (06/09) kemarin

TOLIKARA -Jemaat GIDI Kumbur Klasis Awon Wilayah Toli Distrik Wokuwo, Kabupaten Tolikara panen raya jagung dengan mengelar acara bakar batu adat dalam rangkah  memberikan sumbangan sukarela guna mendukung perehapan Gedung Gereja Induk Jemaat GIDI Kumbur di Kumbur Kamis (06/09) kemarin.

  Seluruh dataran Tolikara memang memiliki tanah yang subur, menanam sayur,dan buah – buahan atau apa saja menjadi subur. Salah satunya di daerah kumbur Jemaat GIDI setempat memanen jagung dengan mengelar acara bakar batu besar di Kumbur Distrik Wokuwo yang dihasilkan dari lahan perkebunan seluas 5 hektar dengan swadaya jemaat.

   Gedung Gereja induk Jemaat GIDI Kumbur di bagun sejak 1985 itu terlihat sudah tua karena gedung Gereja itu dibangun mengunakan bahan kayu sehingga warna cat dinding luar dan dalam sudah kusam sehingga perlu perehapan kembali dengan menganti bahan yang baru.

  Dalam dalam acara bakar batu itu selain 10 Jemaat GIDI dari wilayah Klasis Awon, juga Jemaat GIDI tetangga turut hadir memberikan sumbangan sukarela dana sebesar Rp. 28,9017,000.

  Ketua Klasis wilayah Awon Pendeta. Evagelis Yelli Weya dalam Khotbahnya diangkat dari surat 2 Korintus. 9:7 mengajak jemaat GIDI untuk “hendaklah masing – masing memberikan menurut kerelaan hatinya,jangan dengan keterpaksaan sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan suka cita”.

Pendeta mengajak jemaat GIDI harus saling mengasihi dan saling membantu dalam pelayanan atau pekerjaan apapun sesuai dengan karunia yang Tuhan Allah berikan kepada Umat ciptaanNya. Dengan demikian Nama Allah sang pencipta langit Bumi ditinggikan,dan damai sejahtera tercipta diantara sesama keluarga.

  Sementara itu tokoh pemuda GIDI Klasis wilayah Awon Moses Towolom mengucap syukur kepada Yang Maha Kuasa Tuhan Allah atas perlindungan dan anugrahnya yang melimpah sehingga Jemaat GIDI Klasis Awon hidup rukun dan memiliki kebersamaan yang tinggi. (luc/Diskominfo Tolikara)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *