Pembangunan IPAL di RSUD Yowari Capai 90%

Plt Direktur RSUD Yowari, dr. Petronella Risamasu

SENTANI- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari terus melakukan perbaikan dan pembangunan terhadap Insfranstruktur yang ada di rumah sakit, salah satunya adalah pembangunan Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL).

“Pembangunan IPAL di RSUD Yowari sedang dikerjakan dan belum selesai, tetapi sudah mencapai 90%,” ujar Pelaksana Tugas Sementara (Plt), Direktur RSUD Yowari, dr. Petronella Risamasu, saat memberikan keterangan di ruang kerjanya, Kamis (6/9) kemarin.

Tidak hanya pembangunan IPAL, tetapi menurut Petronella pihaknya sudah membangun tempat memproduksi sendiri yang bekerjasama dengan pihak ketiga. Hal ini supaya RSUD Yowari bisa memproduksi sendiri oksigen. “Kami juga sudah membangun untuk kita punya oksigen yang bisa memproduksi sendiri, tentu bekerjasama dengan pihak ketiga,” ucapnya.

Untuk oksigen, kata Petronella pihaknya sudah produksi dan saat ini sudah menghasilkan oksigen yang di suplai untuk kebutuhan di RSUD Yowari. “Minggu lalu kita sudah menghasilkan kurang lebih 80 tabung oksigen yang tinggi,” katanya.

Untuk saat ini, produksi oksigen tidak dilakukan secara cepat, karena tabung oksigennya sendiri baru didatangkan dari luar Papua dan saat ini sudah tiba di Jayapura, tetap masih di pelabuhan Jayapura.

“Selama ini tabung oksigen ini disuplai oleh pihak ketiga. Oleh karena itu, ketika tabung yang kita pesan ini tiba, maka tidak tidak membutuhkan lagi tabung oksigen dari pihak ketiga, karena kita sudah bisa memproduksi sendiri,” beber Petronella.

Petronella menyatakan jika dihitung penggunaan tabung oksigen per hari rata-rata sekitar 11-13 tabung oksigen, tetapi jika semakin banyak kunjungan pasien ke RSUD Yowari, maka kebutuhan terhadap tabung oksigen naik sampai 15 tabung oksigen perhari.

“Kami bisa menghasilkan satu hari itu 20 oksigen perhari. Artinya berpotensi juga untuk bisa dimanfaatkan oleh fasilitas-fasilitas kesehatan yang lain,” pungkasnya. (bet/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *