Wali Kota: Debit Mata Air Makin Turun

Dr. Benhur Tomi Mano, MM . (FOTO : Dokumen CEPOS)

JAYAPURA-Masyarakat di Kota Jayapura diminta untuk menjaga dan merawat sumber mata air yang ada di Kota Jayapura. Pasalnya, menurut Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., debit air di semua sumber mata air terus berkurang.

“Laporan dari Direktur PDAM Jayapura, debit air di semua sumber mata air sudah berkurang banyak, meskipun sering terjadi hujan,” ungkap Wali Kota Benhur Tomi Mano kepada wartawan, Rabu (5/9).

Wali Kota Tomi Mano mencontohkan sumber air di Kampwolker, Waena saat ini debitnya turun hingga 50 persen. Kondisi ini disebabkan sudah banyak warga yang bermukim dan menebang pohon di kawasan lindung di sekitar sumber air Kampwolker.

“Saya harap masyarakat ikut jaga kelestarian lingkungan. Jangan tinggal di dekat  sumber air di Kampwolker, karena kalau tinggal di sana pasti tebang pohon sembarangan dan akibatnya debit air terus turun,” tuturnya.

Untuk mencegah warga tinggal di daerah kawasan lindung atau dekat sumber air, Wali Kota Tomi Mano meminta peran aktif ketua RT/RW dan kelurahan dalam melakukan pengendalian tempat tinggal penduduk di Kota Jayapura.

“Jika memang ada oknum warga yang baru datang dan membuat tempat tinggal tanpa izin, bisa langsung melaporkan ke pemerintah. Dengan demikian, akan ada upaya pencegahan terlebih dahulu supaya oknum warga ini tidak membangun rumah. Namun jika dibiarkan, tentunya semakin banyak dan akan semakin repot lagi dalam hal penggusuran. Parahnya lagi, daerah di sana sudah tidak seperti dulu yang bisa memberikan sumber air,” tegasnya.

Oleh sebab itu, Wali Kota Tomi Mano mengajak seluruh warga yang tinggal di Kota Jayapura untuk menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan. “Jangan sampai merusak atau mengotori lingkunga. Karena imbasnya kita akan mengalami kekurangan air, banjir, polusi dan lain-lain. Mari kita cintai, jaga dan bangun Kota Jayapura,” tutupnya.(dil/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *