Panik, Tersangka Nekat Tikam Korban Tiga Kali

Reka Giat Rekontruksi Tindak Pidana Pencurian Dengan Kekerasan Yang Mengakibatkan Hilangnya Nyawa Pegawai Bpk Ri An  Ajid Sujana, STP oleh tersangka di TKP, pada Rabu (05/9). (FOTO : Polsek Abepura for Cepos)

JAYAPURA- Untuk melengkapi berkas penyidikan kasus pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan korban bernama Ajid Sudana tewas pada 31 Juli lalu, maka Polsek Abepura menggelar rekonstruksi kasus ini, Rabu (5/9) sekira pukul 11.00 WIT di tempat kejadian perkara di  Perumahan Melati   Kotaraja Distrik Abepura..

  “Pelaksanaan   Rekonstruksi  kasus Curas yang  mengakibatkan  tewasnya  pegawai BPK RI,   Ajid Sujana, dengan  tersangka DT  berjalan aman dan kondusif,”ungkap Wakapolsek Abepura  AKP Teguh Wahyudi, SH kepada Cenderawasih Pos usai kegiatan tersebut.

   Menurutnya, dalam rekontruksi ini, tersangka memperagakan 19 adegan dengan kawalan ketat aparat  Polsek Abepura. Rekonstruksi diawali saat korban  masuk ke dalam kamar kost teman korban  bernda Dede Egi Suprayogi, untuk mencuri barang berharga di kamar itu.

   Setelah tersangka   berada didalam rumah kos teman korban, dan lampu di dalam rumah kost di padamkan oleh tersangka,  saat  itu  korban datang dan hendak masuk kamar kos untuk   mengambil berkas di kamar kos tersebut, setelah sebelumnya minta izin dan kunci ke pemilik kost., karena penghuni kost sedang di luar Kota Jayapura.

   Namun saat membuka pintu kamar, tiba-tiba korban kaget melihat tersangka di dalam kamar sedang mengambil barang milik teman korban. Pada waktu itu tersangka sempat menyalakan lampu kembali pada waktu korban masuk ke dalam rumah kost. Korban sempat mendekati dan mendekap korban sambil teriak pencuri.

  Kontan, tersangka berontak. Dan setelah lepas dari dekapan,  tersangka melihat pisau di meja. Karena panik dengan teriakan korban, tersangka nekad menikam korban sebanyak 3 kali di bagian dada. Korban sempat berupaya menyelematkan diri dan meminta tolong, namun  korban terjatuh dan tewas di lorong kamar kost. Sementara tersangka   langsung melarikan diri dengan   memanjat tembok samping rumah kost.

  Karena tersangka pakaiannya penuh darah,  tersangka balik kerumah kostnya yang berhadapan dengan tempat kejadian dengan tujuan untuk mengganti pakaiannya, dan mengunci diri di dalam kamar.

  Sekira pukul 19.00 WIT, korban yang tewas bersimbah darah ditemukan pemilik kost dan langsung melapor ke polisi.  Berselang beberapa jam kemudian, polisi berhasil menangkap tersangka dari dalam kamar di dekat TKP.

   Dalam diat rekotruksi tersebut dengan barang bukti seperti, 1 (satu) buah  pisau dapur merk dian jin bergagang plastik warna hitam, Kamera merk samsung warna ungu, Chasing hp merk crush, Tas laptop warna putih, Kunci pintu warna putih, dan Uang sebesar Rp. 12 juta. (kim/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *