Palak Murid Baru, Picu Keributan di SMK N 3 Kotaraja

Kepala Sekolah SMKN 3 Jayapura, Zeth G. Fiktor Foudubun dan Wakapolsek Abepura AKP Teguh Wahyudi saat memberikan arahan kepada siswa-siswi SMKN 3 Jayapura di halaman SMKN 3 Jayapura di Kotaraja, Rabu (5/9). (FOTO : Takim/Cepos)

JAYAPURA- Sejumlah murid baru, atau kelas 10 SMK Negeri 3 Jayapura dipalak oleh sekitar 10 orang mantan  murid sekolah tersebut, Rabu (5/9) kemarin sekira pukul 11.00 WIT. Hal ini memicu kemarahan kakak kelas mereka dari kelas 12, sehingga berujung dengan keributan.

 “Kurang lebih 10 orang siswa tersebut datang bikin ulah dengan menagih-nagih, karena tidak terima adiknya ditagih siswa Kls 12 SMKN 3 Jayapura marah dan menegur dan   ujungnya baku ribut,”kata Kepala Sekolah SMKN 3 Jayapura, Zeth G. Fiktor Foudubun kepada  Cenderawasih Pos saat ditemui di ruang kerjanya,   Rabu (5/9).

Menurut Fiktor, 10 orang siswa tersebut merupakan mantan siswa  SMKN 3 Jayapura yang dikeluarkanya karena kelakuan tidak baik dan banyak pelanggaran lainya.  Dari 10 orang tersebut, sebagianya sudah pindah sekolah di SMK 10 Jayapura yang berada di belakang Kompleks Organda.   “Mereka memang pernah sekolah disini, dan dikeluarkan pada tahun lalu dan sebagian tahun ini,”ungkapnya.

Terkait kejadian tersebut,  Fiktor Foudubun  mengaku langsung menghubungi Kepala Sekolah SMK 10 Jayapura  dan memintanya untuk datang  ke SMKN 3 Jayapura . Dimana memang benar sebagian anak tersebut merupakan siswa SMK 10 Jayapura.

 “Kami sangat menyayangkan atas tindakan dari  mereka ini, dimana melakukan pajak-pajak dan kekerasan yang bukan contoh pribadi seorang pelajar,”tegasnya.

Sementaraitu,  Wakapolsek Abepura, AKP Teguh Wahyudi  yang mendapat laporan adanya keributan, langsung  menuju ke TKP berama anggotanya.  Namun sampai di TKP para pelaku sudah melarikan diri lebih dulu.

  “Saat kami sampai di TKP, parapelaku sudah kabur duluan,   ada yang membawa barang tajam,” ungkap Teguh Wahyudi kepada Cenderawsih Pos.

Meski begitu, pihaknya akan menuntaskan masalah ini dengan meminta kepala sekolah dari siswa yang  terlibat ini, baik dari SMKN 3 Kotaraja maupuan SMK 10 untuk  menyelesaikan masalah ini.  Dari pertemuan tersebut, disepakati akan diselesaikan lebih lanjut di Polsek Abepura bersama dengan para siswa yang terlibat keributan, para orang tua murid yang bersangkutan dan kedua kepala sekolah.

 “Kami berharap persolan ini harus diselesaikan  bersama-sama dan juga cepat , agar para siswa-siswi tersebut tidak terganggu dan juga bagi para pelaku untuk tidak mengulanginya kembali,”tutupnya. (kim/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *