Progres Stadion Papua Bangkit Capai 70%

Suasana pembangunan Stadion Papua Bangkit beberapa waktu lalu. (FOTO : Erik / Cepos)

JAYAPURA – Pembangunan Stadion Papua Bangkit sesuai dengan schedule akan selesai pada bulan Desember 2018 mendatang, dengan melihat progres pembangunan yang sudah mencapai 70% pihak PT PP sebagai pekerja pembangunan Stadion Papua Bangkit optimis bisa menyelesaikan sesuai dengan jadwal yang diberikan.

Untuk saat ini, proses pembangunan stadion dalam tahap penyempurnan beton tribun dan pemasangan rangka atap stadion. Sementara peralatanan seperti, genset, alat pengolahan air kotor, soud sistem, lampu ruangan dan arena juga telah berada di stadion tinggal menunggu pemasangan. Dan untuk alat lainnya seperti kursi penonton, dan papan skor masih dalam tahap produksi dan juga akan segera dikirim ke Kota Jayapura.

Project Manager PT PP, Dwi Aji Wijaksono mengatakan untuk mempercepat pembangunan stadion yang berkapasitas 40 ribu penonton ini, pihaknya telah menambah dua unit tower crane serta juga akan menambah pekerja untuk mempercepat pengerjaan tersebut.

“Untuk mempercepat pengerjaan kita tambah dua unit tower crane dan juga tenaga pekerja. Jika dibulan Agustus kita memakai 697 orang, nanti di bulan ini (September) akan ada peningkatan mencapai sebesar 849 orang, karena pekerjaan akan semakin sibuk dan waktunya juga menjadi tantangan,” ungkap Wijaksono dalam presentasinya di ruangan Sasana Krida Gubernur Papua, Senin (3/9) siang kemarin.

Wijaksono mengatakan bahwa sisa pengerjaan yang menyisahkan 30% itu dominan pekerjaan non satandar, seperti material impor.

“Memang menuju stadion sertifikasi nomor satu benar-benar membutuhkan  pembangunan mutu yang sangat baik. Oleh karena itu khsusus Supervisi sintetik kami datangkan dari Jerman. Nanti stadion ini akan disertifikasi menjadi stadion kelas satu, dan saat ini yang masih menjadi stadion sertifikasi kelas satu yaitu Stadion Gelora Bungkarno Jakarta” kata Wijaksono.

Sementara untuk area lapangan sendiri, Wijaksono menuturkan bahwa kedua lapangan telah memasuki tahap perawatan baik itu lapangan pemanasan maupun lapangan utama yang berada di dalam stadion.

“Lapangannya sudah hijau, kita butuh waktu enam bulan untuk proses itu. Dan sekrang sudah memasuki tahap pemeliharaan,” lanjut Wijaksono dalam presentasinya.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonimian dan Kesejahteraah Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Noak Kapisa berharap progres pembangunan stadion yang akan digunakan sebagai pembukaan dan penutupan PON XX 2020 selesai sesuai dengan jadwal yang ditentukan.

“Kalau kita lihat ini masih dalam jadwal penyelesaian Stadion, dan diharapkan selesai pada bulan Desember. Kita berdoa agar pekerjaan ini berjalan dengan lancar apalagi aa penambahan tenaga menyelesaika pekerjaan ini.” ujar Noak Kapisa. (eri/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *